'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Undzur maa qoola, walaa tandzur man qoola. (Ali Bin Abi Tholib)
02 Mei 2020 20:53 WIB | dibaca 3302

"Undzur maa qoola, walaa tandzur man qoola" (Ali Bin Abi Tholib)

Jum'at 1 Mei 2020 salah satu siswa SD Aisyiyah Surya Ceria (SD ASC) Karanganyar, yaitu Almira Nafisa Ayu Kamila mewakili sekolah dalam program kegiatan Penyiaran Dai Cilik yang diselenggarakan oleh TVMU. Almira adalah siswa kelas 1 di SD ASC Karanganyar. Dia adalah salah satu peserta dari 8 dai/daiyah dari kloter Karanganyar. Dia merupakan peserta temuda di antara yang lain. Namun hal itu tidak membuatnya rendah diri, Almira sangat antusias untuk mengikuti kegiatan tersebut. Hal tersebut dia buktikan dengan berlatih secara maksimal sebelum pengambilan video.

Materi yang ia sampaikan berjudul Sang Pencela dan Pengumpat. Almira mengawali kultumnya dengan membaca Q.S Al Humazah. Gerakan tangannya ketika menyampaikan materi menandakan Almira sangat percaya diri. Kemudian dia memaparkan materi dengan penuh semangat mengajak para pendengarnya untuk menghindari dua sifat tercela itu. "Sesuai dengan Firman Allah dalam Q.S. Al Humazah, Almira mengatakan bahwa "pengumpat dan pencela akan dimasukkan ke dalam neraka hutomah yang panas banget, kita tidak bisa kemana-mana karena kita diikat pada tiang yang sangat panjang, hiiii... serem ya teman-teman." tuturnya saat menyampaikan kultum. Pada akhir kultum, ia berpesan kepada seluruh pendengar, bahwa mulai saat ini harus mau membenahi diri agar terhindar dari sifat mencela dan mengumpat orang lain.

Bapak Widada selaku juru kamera pada saat pengambilan video juga menyampaikan tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini. Harapan ke depan, para dai/daiyah cilik ini akan terus menebar kebaikan dengan menyampaikan materi-mateti ringan untuk mengisi program TVMU. "Bukan hanya saat Bulan Ramadhan saja, InsyaAllah setelah ini, para dai/daiyah akan kami fasilitasi dengan slot penayangan di TVMU, tentunya dengan bimbingan guru di sekolah maupun dengan bimbingan orangtua di rumah. Jadi anak bisa terus berlatih syiar Islam sejak usia dini." tutur pak Widada saat evaluasi kegiatan.

Selain kegiatan penayangan dai cilik, pihak TVMU juga sedang merencanakan kegiatan lain, yaitu Jurnalistik di Sekolah dan beberapa program lain. Kegiatan tersebut akan melibatkan peserta didik langsung untuk bisa tampil di depan kamera. Hal tersebut akan menjadi PR bersama bagi guru di sekolah maupun orangtua di rumah untuk mempersiapkan putra putrinya menjadi generasi melenial yang peduli dengan syiar Agama Islam untuk masa depan yang cerah.

nry.

Shared Post: