'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Terus Belajar Baca Al Quran Secara Benar- MT PDA Karanganyar Berdakwah
24 Agustus 2019 17:03 WIB | dibaca 274
 
Anggota Majelis Tabligh Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Karanganyar mengisi kajian majelis ta'lim AL Ikhlas Badranmulyo Lalung, Karanganyar. Pada hari Rabu 21 Agustus 2019 jam 15.45 di rumah Bapak/Ibu Budiyanto. Diikuti oleh 50 jama'ah masjid Al Ikhlas Badranmulyo-Krakalarum. 
 
Acara dipandu oleh ibu Siti Arti. Dimulai dengan melafalkan basmallah bersama sama.
 
Tilawah Alqur'an Dan maknanya Surat An nisa' ayat 80-82 dilanjutkan membaca Surat yasin bersama-sama. 
 
Membaca dzikir, do'a sehari-hari dan asmaul Husna yang dipimpin oleh Ibu Era Prihatin.
 
Kajian diisi oleh Ummie Masrurah. Mengajak untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT. Niscaya Allah akan menambah nikmatNya. Sebagaimana dalam Surat Ibrahim ayat 7:
 
وَاِ ذْ تَاَ ذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَاَ زِيْدَنَّـكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَا بِيْ لَشَدِيْدٌ
wa iz ta`azzana robbukum la`in syakartum la`aziidannakum wa la`ing kafartum inna 'azaabii lasyadiid
 
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat."
(QS. Ibrahim 14: Ayat 7)
 
Seandainya menghitung nikmat Allah yang diberikan kepada kita, tentu tidak bisa menghitungnya. Sebagaimana Surat an nahl ayat 18
 
وَاِ نْ تَعُدُّوْا نِعْمَةَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَا ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَـغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
wa in ta'udduu ni'matallohi laa tuhshuuhaa, innalloha laghofuurur rohiim
 
"Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. An-Nahl 16: Ayat 18)
 
Dalam rangka tasyakuran rumah,  mengajak jama'ah untuk membuat dan membina rumah yang diberkahi Allah SWT.
 
 Adapun syarat rumah yang mendapat berkah dari Allah sebagai berikut :
 
1. Jika masuk rumah mengucapkan salam.
 
لَـيْسَ عَلَى الْاَ عْمٰى حَرَجٌ وَّلَا عَلَى الْاَ عْرَجِ حَرَجٌ وَّلَا عَلَى الْمَرِيْضِ حَرَجٌ وَّلَا عَلٰۤى اَنْفُسِكُمْ اَنْ تَأْكُلُوْا مِنْۢ بُيُوْتِكُمْ اَوْ بُيُوْتِ اٰبَآئِكُمْ اَوْ بُيُوْتِ اُمَّهٰتِكُمْ اَوْ بُيُوْتِ اِخْوَا نِكُمْ اَوْ بُيُوْتِ اَخَوٰتِكُمْ اَوْ بُيُوْتِ اَعْمَا مِكُمْ اَوْ بُيُوْتِ عَمّٰتِكُمْ اَوْ بُيُوْتِ اَخْوَا لِكُمْ اَوْ بُيُوْتِ خٰلٰتِكُمْ اَوْ مَا مَلَكْتُمْ مَّفَا تِحَهٗۤ اَوْ صَدِيْقِكُمْ ۗ لَـيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَا حٌ اَنْ تَأْكُلُوْا جَمِيْعًا اَوْ اَشْتَا تًا ۗ فَاِ ذَا دَخَلْتُمْ بُيُوْتًا فَسَلِّمُوْا عَلٰۤى اَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِّنْ عِنْدِ اللّٰهِ مُبٰرَكَةً طَيِّبَةً ۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَـكُمُ الْاٰ يٰتِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُوْنَ
 
Laisa 'alal-a'maa harojuw wa laa 'alal-a'roji harojuw wa laa 'alal-mariidhi harojuw wa laa 'alaaa anfusikum an ta`kuluu mim buyuutikum au buyuuti aabaaa`ikum au buyuuti ummahaatikum au buyuuti ikhwaanikum au buyuuti akhowaatikum au buyuuti a'maamikum au buyuuti 'ammaatikum au buyuuti akhwaalikum au buyuuti khoolaatikum au maa malaktum mafaatihahuuu au shodiiqikum, laisa 'alaikum junaahun an ta`kuluu jamii'an au asytaataa, fa izaa dakholtum buyuutan fa sallimuu 'alaaa anfusikum tahiyyatam min 'indillaahi mubaarokatan thoyyibah, kazaalika yubayyinullohu lakumul-aayaati la'allakum ta'qiluun
 
"Tidak ada halangan bagi orang buta, tidak (pula) bagi orang pincang, tidak (pula) bagi orang sakit, dan tidak (pula) bagi dirimu, makan (bersama-sama mereka) di rumah kamu atau di rumah bapak-bapakmu, di rumah ibu-ibumu, di rumah saudara-saudaramu yang laki-laki, di rumah saudara-saudaramu yang perempuan, di rumah saudara-saudara bapakmu yang laki-laki, di rumah saudara-saudara bapakmu yang perempuan, di rumah saudara-saudara ibumu yang laki-laki, di rumah saudara-saudara ibumu yang perempuan, (di rumah) yang kamu miliki kuncinya atau (di rumah) kawan-kawanmu. Tidak ada halangan bagi kamu makan bersama-sama mereka atau sendiri-sendiri. Apabila kamu memasuki rumah-rumah hendaklah kamu memberi salam (kepada penghuninya, yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, dengan salam yang penuh berkah dan baik dari sisi Allah. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat(-Nya) bagimu, agar kamu mengerti."
(QS. An-Nur 24: Ayat 61)
 
Rasulullah juga mengajarkan untuk mengucapkan salam ketika masuk rumah. 
 
"Jika kalian masuk rumah ucapkan salam yang akan memberi berkah kepadamu dan keluargamu" ( HR muslim)
 
2. Masuk rumah membaca basmallah
 
3. Keluar rumah membaca do'a.
 
4. Hendaknya rumah digunakan untuk shalat sunnah
 
" Hendaklah kalian mengerjakan  shalat di rumahmu karena sesungguhnya sebaik baik shalat seseorang salaj di rumahnya kecuali shalat maktubah ( HR Muslim)
 
5. Rumah dihiasi dengan sering membaca  AL qur'an.
 
"Rumah yang di dalamnya dibacakan AL Qur'an akan memberikan kelapangan pada penghuninya, banyak keberkahannya, para malaikat berdatangan dan setan-setan keluar, dan rumah yang di dalamnya tidak dibacakan Alqur'an memberikan kesempitan terhadap penghuninya, sedikit kebaikannya, keluarnya para malaikat, dan setan-setan berdatangan (HR. ibnu Abi Syaibah)
 
Rasulullah bersabda"Jangan jadikan rumah kalian seperti kuburan, sunguh rumah yang di dalamnya selalu dibacakan ayat-ayat Alqur'an tidak dimasuki setan ( HR Tirmidzi)
Shared Post: