'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Teladani Nabi Ibrahim Untuk Membangun Keluarga Sakinah Mawadah Wa Rohmah- M Tabligh Karanganyar Berdakwah
14 Agustus 2019 21:18 WIB | dibaca 357
 
Kajian  Pimpinan Ranting 'Aisyiyah Karanganom Popongan Karanganyar, pada hari Rabu, 14 Agustus 2019 jam 16.00 dimasjid At taqwa diikuti oleh 30 orang. Diisi oleh  Ummie Masrurah, S.Ag, dengan tema "Pendidikan dalam keluarga"
   
Kita sering mendengarkan slogan "baiti jannatii" tentu
sangat Indah dan di idam idamkan setiap keluarga. Cita-cita keluarga sakinah mawaddah warahmah, keluarga yang penuh ketentraman,  kedamaian dan  kasih sayang tentu tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan. Dalam membina keluarga sakinah perlu pilar pilar pendidikan Islam yang kuat, Sebagaimana terangkum dalam kisah keluarga Nabi Ibrahim as diantaranya :
 
1. Pendidikan aqidah atau tauhid.
Dalam pendidikan keluarga pertama Kali yang ditanamkan adalah keyakinan bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah. Sebagaimana pendidikan Ibrahim kepada keluarganya agar dijauhkan tidak menyembah berhala. 
 
وَاِذْ قَا لَ اِبْرٰهِيْمُ رَبِّ اجْعَلْ هٰذَا الْبَلَدَ اٰمِنًا وَّاجْنُبْنِيْ وَبَنِيَّ اَنْ نَّـعْبُدَ الْاَصْنَا مَ ۗ 
wa iz qoola ibroohiimu robbij'al haazal-balada aaminaw wajnubnii wa baniyya an na'budal-ashnaam
 
"Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa, Ya Tuhan, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku agar tidak menyembah berhala."
(QS. Ibrahim 14: Ayat 35)
 
2. Pendidikan ibadah
Ibadah merupakan manivestasi  pengabdian seorang hamba kepada rabbNya. Bisa berupa puasa, shalat, hajji dan Ibadah ghairu mahdhah yang lainnya. 
Maka Nabi Ibrahim berdo'a untuk keluarganya, sebagai berikut:
 
رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلٰوةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْ ۖ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَآءِ
robbij'alnii muqiimash-sholaati wa min zurriyyatii robbanaa wa taqobbal du'aaa`
 
"Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan sholat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku."
(QS. Ibrahim 14: Ayat 40)
 
3. Pendidikan akhlaq.
Pendidikan akhlaq sangat penting untuk ditanamkan dalam pergaulan sehari-hari baik dilingkungan keluarga maupun masyarakat. Apalagi jaman sekarang dekadensi moral turun drastis. Sikap sopan santun, Sabar, syukur, ikhlas bahkan sikap demokratis perlu kita contohkan kepada putra-putri kita.
 
Ibrahim As memberi contoh apabila keluarga mempunyai masalah diselesaikan dengan cara musyawarah Sebagaimana dialog Ibrahim dengan putranya Ismail :
 
فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَا لَ يٰبُنَيَّ اِنِّيْۤ اَرٰى فِى الْمَنَا مِ اَنِّيْۤ اَذْبَحُكَ فَا نْظُرْ مَاذَا تَرٰى ۗ قَا لَ يٰۤاَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِيْۤ اِنْ شَآءَ اللّٰهُ مِنَ الصّٰبِرِيْنَ
fa lammaa balagho ma'ahus-sa'ya qoola yaa bunayya inniii aroo fil-manaami anniii azbahuka fanzhur maazaa taroo, qoola yaaa abatif'al maa tu`maru satajiduniii in syaaa`allohu minash-shoobiriin
 
"Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu! Dia (Ismail) menjawab, Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar."
(QS. As-Saffat 37: Ayat 102)
 
Ibu-ibu Aisyiyah marilah kita tdk bosan-bosan untuk membimbing keluarga Kita menuju keluarga yang diridhoi Allah Sebagaimana Cita-cita Muhammadiyah. Mari Kita mulai dari keluarga Kita untuk amar ma'ruf nahi munkar.
Shared Post: