'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Tabliqh Akbar Milad Muhammadiyah ke 108 Hijriah PDM Karanganyar
19 November 2017 23:36 WIB | dibaca 436
Tabliqh Akbar Milad Muhammadiyah PDM Karanganyar 19 Nopomber 2017 di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar Pidato Milad Muh oleh Drs. HM. Samsuri, M. Si. Acara pangajian hari ini adalah Milad Muhammadiyah yang ke 105 Miladiyah dengan Tema Muhammadiyah Merajut Kebersamaan. Muhammadiyah berkeyakinan bahwa mengaji harus diamalkan untuk kemajuan umum bukan hanya orang Muhammadiyah. Muhammadiyah tidak memusuhi Pemerintah tetapi tetap kritis untuk membangun Negara RI lebih maju dan sejahtera. Sambutan Bupati Karanganyar oleh Sekda Kab Karanganyar. Sukur atas rahmatNya karena.. Bupati dan Wakil Bupati hari ini sesuai jadwal HJ Karanganyar harus turun ke daerah namun titip salam dan titipan dana untuk panitia. Di Kabupaten Karanganyar seluruh kecamatan ada pengajian akbar dan juga Masjid Agung Karanganyar. Muhammadiyah sudah membantu Karanganyar yang luar biasa dalam keamanan dan pembangunan. Bupati mohon doanya Karanganyar ke depan tetap maju aman, tentram dan maju. Yang ke dua mohon tetap menjaga kerukunan beragama yang selama ini Karanganyar sudah memperoleh penilaian terbaik di tingkat Propinsi Jawa Tengah. Hal itu karena peran tokoh agama di Karanganyar. Pengajian Akbar oleh Bachtiar Nassir dengan Tems Jangan berputus asa bersatu dan mempersatukan Kalau tidak karena Allah maka kita saat ini tidak bisa bertemu pada hari ini. InshaAllah Karanganyar akan menjadi pemersatu umat kalau kita tetap dalam hati kita ada Laa Ilahaillallah. Karanganyar kenapa bisa tentram, maju karena apa, karena ada Laa illahaillallah. Contoh, bu suami yang lemah adalah suami yang mudah mengatakan " aku ceraikan" itu sebagai kepala keluarga tidak mampu menyatukan. Contoh lagi, pada hari Lebaran si kakak tidak sholat karena sakit, makan, sementara adik sholat menilai kakak salah karena tidak sholat. Kita harus tahu posisi kita dimna terhadap saudara kita supaya kita bisa menyatukan dan bersatu, karena bersatu adalah kekuatan. Suami istri harus bisa saling mengetahui posisi bagi pasangannya. Seandainya suami tahu bagaimana mensikapi istri maka tidak ada ada percekcokan. Perceraian tertinggi di Indonesia sekarang nampaknya adalah karena wanita minta diceraikan. Dan berdasarkan data adalah wanita PNS dan guru adalah yang terbanyak karena sudah merasa mampu hidup dengan gajinya. Oleh karena itu bagi para suami gandeng istrimu, perlakukan dengan baik istrimu agar dapat hidup bersama dunua akhirat. Jangan putus asa gandeng istri dan anak masuk surga. Ingat kisah Nabi Nuh tidak pernah putus ada saat ingin menggandeng anaknya asuk surga. Kita jadikan tekad Karanganyar kita jadikan tauladan persatuan umat dan kemajuan di tingkat Nasional. Permasalahan ke depan adalah perpecahan yang berawal dari keluarga. Oleh karena jaga kesatuan keluarga. Gandeng istri dan anak, wanita cintai, bimbing, curahkan kasih sayang untuk kekuatan umat. Karakter pahlawan dari Kyai Ahmad Dahlan membangun negeri mulai dengan membangun peradaban dari kesehatan dan pendidikan. Kalau pendidikan dan kesehatan tinggi maka ekonomi, sosial, dan budaya dapat mudah ditingkatkan. Kita cermati perpustakaan, ini apakah perpustakaan menjadi tempat untuk belajar. Menerima Nampaknya srjarang sumber belajar sydah bergeser dari perpustkaan menuju e laberary. Oleh karena itu Muhammadiyah harus peka untuk masuk mengisi dunia perpustakaan on line. Kurir sudah tidak digunakan lagi tetapi sudah digantikan oleh digital. Indonesia kalau tidak mau bangkit maka akan jauh ketinggalan. Negara kapitalis maju karena mengeruk dari negeri jajahannya. Sistem ekonomi kapitalis dibangun dengan kiblat gaya hidup Barat. Sekarang ini abad 21 adalah abadnya Cina. Semua produk dikuasai Cina. Bangsa Indonesia jangan marah-marah. Siapa yang ingin membangun Indonesia dengan Al Quran dan Hadist itulah yang yang dicita-citakan oleh Kyai Haji Ahmad Dahlan. Pada tahun 2015 untuk menjadi pimpinan maka bagaimana bisa mengalahkan berhala : survei, mahar, kendaraan itu sudah terbukti. Revolusi untuk Karanganyar adalah bersatu dan menyatukan supaya dapat memimpin ke depan. Dengan bersatu dan menyatukan maka tiga berhala tersebut dengan mudah dikalahkan. Kalau kita ingin memajukan Negara maka harus mau mengeluarkan uang untuk negara bukan kita minta uang kepada negara. Indonesia harus mencontoh Muhammadiyah, bekerja dan berjuang dalam semangat amal sholeh tidak berpikir imbalan maka negara RI akan maju dan makmur(LPPA Kra narmied@yahoo.co.id)
Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari