'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Silaturahim Ibu Laila Istiana, Anggota DPR RI Komisi X dengan PDA Majelis Dikdasmen di PAUD Aisyiyah Gondangrejo Karanganyar
11 November 2016 13:51 WIB | dibaca 819

Bertepatan dengan peringatan hari Pahlawan, Ibu Laila Istiana,salah satu anggota DPR RI Komisi X didampingi dengan Ibu-Ibu PDA Majelis Dikdasmen Kabupaten Karanganyar bersilaturahim ke Paud Aisyiyah Kecamatan Gondangrejo yakni PAUD Aisyiyah Tuban, Aisyiyah Gemolong, Aisyiyah Krendowahono, Aisyiyah Sidomulyo, dan Aisyiyah Ingasrejo. Kunjungan silaturahim ini juga disambut  oleh Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kecamatan Gondangrejo, Kepala UPT Kecamatan Gondangrejo, anggota DPRD Kabupaten Karanganyar, Pengawas TK SD Kecamatan Gondangrejo dan seluruh komite dan pengurus dari PAUD Aisyiyah Gondangrejo. Dalam  sambutannya, Ibu Yayuk selaku Ketua PCA Gondangrejo manyampaikan rasa bangga dan berterima kasih kepada Ibu Laila Istiana yang meluangkan waktu untuk bersilaturahim dan memberikan bantuan yang tak ternilai. Harapan kami, silaturahim ini akan terus terjalin dengan baik sehingga dapat lebih mengembangkan dan memajukan pendidikan di Gondangrejo khususnya bagi PAUD Aisyiyah Gondangrejo.

"Saya bangga bisa bertemu guru PAUD Aisyiyah Gondangrejo dan disambut oleh calon generasi emas bangsa Indonesia", ucap Mbak Nana, panggilan dari Ibu Laila Istiana. Beliau  memberikan motivasi terkait dengan kesejahteraan yang diterima oleh guru PAUD dan berpesan  jangan  hanya melihat ke atas namun juga perlu melihat ke bawah agar apa yang dilakukan lebih bernilai ibadah. Mbak Nana juga menceritakan sebelum menjadi anggota DPR RI Komisi X, beliau juga pernah menjadi guru PAUD. Keramahan dan keluwesan beliau dalam berinteraksi dengan siswa siswi PAUD terlihat jelas. Anak-anak tidak canggung dan merasa nyaman waktu bertanya jawab dengan Beliau.

salah satu PAUD Aisyiyah yang dikunjungi Mbak Nana serombongan adalah PAUD Sidomulya. PAUD ini terletak jauh dari kota dengan jumlah siswa sebanyak 27 anak dan diampu oleh 3 guru dengan salah satunya sudah PNS.Saat berdialog dengan ketiga guru tersebut Mbak Nana merasa haru atas perjuangan guru yang mengantar anak-anak pulang sampai ke rumah masing-masing karena lokasi PAUD yang jauh dari perumahan warga dan pekerjaan orang tua sebagai petani tidak memungkinkan untuk menjemput anak-anaknya. selesai mengantar siswa siswinya pulang, ketiga guru kembali ke PAUD untuk membersihkan sekolah dan menyiapkan kegiatan pembelajarn untuk besok pagi. "Sungguh luar biasa, saya angkat 2 jempol saya. Ternyata masih ada jiwa-jiwa pahlawan tanpa tanda jasa", kata Mbak Nana. 

Itulah sosok pahlawan yang kadang kurang mendapat perhatian dan hal ini bisa dijadikan bahan inspirasi buat kita . Tetap semangat guru Aisyiyah. Terima kasih, namamu terus terukir sepanjang masa. Wulan@Dikdasmen

Shared Post: