'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
PDA Karanganyar Kembali Berbagi Di Masa Pandemi kepada Guru-Guru PAUD Aisyiyah Kuatkan Ekonomi
07 Oktober 2020 12:30 WIB | dibaca 211
 
Masa Pandemi Covid- 19, PDA Kabupaten Karanganyar kembali mengadakan kegiatan berbagi untuk guru-guru PAUD Aisyiyah pada hari Selasa, 6 Oktober 2020 bertempat di Panti Aisyiyah Karanganyar.  Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB. Ketua PDA Karanganyar, Ibu Kunti Basthona memberikan sambutan. Beliau menyampaikan bahwa pemberian ini tidak usah dinilai besar kecilnya. Hal ini merupakan rasa kepedulian kami saja membersamai para ibu-ibu guru PAUD Aisyiyah karanganyar.
Apapun bentuknya saya berharap semuai ini memberikan manfaat dan barokah bagi kami yang mengurusi  ibu-ibu semua. Semoga dengan kegiatan ini Allah SWT lebih bisa menguatkan silaturahmi satu sama lain untuk taawun tak seberapa, tapi insyaalah merupakan niat ibadah kita dalam rangka mencari ridho Allah. 
 
Sambutan juga diberikan oleh Ketua Majelis Dikdasmen PDA Karanganyar, Ibu Hidiyah Rohmani, M.Pd. Beliau menyampaikan bahwa  di masa pandemi ini diharapkan kegiatan di lembaga PAUD Aisyiyah, kegiatan sesuai dengan kreativitas ibu-ibu semua. Misalnya  didatangi rumah ke rumah yang merupakan silaturahmi sekaligus sebagai promosi. Walaupun di masa pandemi Paud Aisyiyah tetap ada kegiatan memberikan pelayanan yang diharapkan akan mendatangkan keberkahan. Apabila hal ini dilakukan walaupun kondisi memang sangat sulit dari segi materi, waktu, butuh pengorbanan, insyaalah Allah SWT akan memnberikan penggantinya.
 
Alhamdulillah PAUD Aisyiyah sudah melakukan pelayanan dengan mendatangi rumah ke rumah setiap minggu sekali. Hal ini juga bisa membuat wali murid lebih dekat dan mengenal Aisyiyah. Hampir satu semester, kami sebagai majelis dikdasmen mengharapkan tetap ada laporan perkembangan peserta didik bisa menggunakan rapor  atau bisa menggunakan aplikasi. Walaupun pembelajaran secara daring, laporan perkembangan peserta didik tetap dilaporkan kepada orang tua, tetapi diskripsinya bisa disederhanakan sesuai kondisi saat pandemi covid 19. 
 
Selain itu, ibu-ibu walaupun masih dalam semester awal sudah bisa mempromosikan penerimaan peserta didik tahun pelajaran 2021/2022. Kondisi jangan sebagai penghambat, kegiatan kajian-kajian, pengajian tetap dilaksanakan, warga aisyiyah tetap bergerak dakwah di lingkungan masing-masing. Kegiatan berbagi ini sebagai rasa empati dari PDA walaupun besarnya tidak seberapa, ini sebagai pengganti transpor. Monggo IGABA sebagai tangan panjang Aisyiyah gerakan dakwah khususnya di lembaga masing-masing dan  kegiatan warga masyarakat di kampung.
 
 
 
 
 
 
Ibu Tri Rahayu ketua IGABA Kabupaten Karanganyar,   menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Ibu-ibu  PDA yang telah memberikan support kepada IGABA yang SPP nya tidak lancar. Mudah-mudahan yang telah diberikan kepada teman-teman menjadi amal sholeh bunda-bunda semua insyaalah alllah akan memberikan yang lebih baik. Walaupun tidak seberapa itulah kasih sayang ibu-ibu  PDA bagi kita. Masa pandemi Covid 19 memang tidak kita harapkan, namun kita harus menerima keadaan  dengan ikhlas, semangat kita tidak boleh kendor karena itu menjadi tantangan kita. Mari kita tunjukkan kepada masyarakat bahwa aisyiyah tidak sama dengan yang lain. Kita lebih mendekat kepada  anak didik kita, lebih dekat dengan wali siswa, kita lebih empati, lebih memperhatikan keadaan sekitar dan kita berpikiran lillahi ta’ala. Kita sebagai guru Aisyiyah ikhlas memberikan nilai-nilai keagamaan kepada siswa kita bahkan kepada orang tua murid. Saya berpesan kepada teman-teman semua kondisi seperti ini dapat kita manfaatkan juga untuk menambah ilmu kita teruta ma bacaan Al Qur’an kita, mungkin sesama teman sejawat berbagi ilmu, kajian-kajian yang ada di ranting, lembaga maupun cabang kita hidupkan. Kita menjadi penggerak aisyiyah di lingkungan kita Kalau tidak kita siapa lagi. Kita yang ada ranting itulah kesempatan kita untuk menunjukkan bahwa asiyiah itu ada dan aisyiyah itu bisa menjadi teladan untuk lingkungan kita.
 
Berkaitan dengan rapor, kita tetap menulis rapot karena rapor merupakan rasa  pertanggungjawaban kita kepada orang tua murid, bahwa selama ini kita memantau anak-anak  dan kita memberikan pembelajaran kepada anak –anak walaupun tidak tata muka. Dengan kiriman tugas atau video atau home visit kita bisa menilai anak-anak.
 
Hasil pengamatan kita laporkan kepada orang tua.  Pada saat akreditasi laporan per semester sampai per hari juga harus ada bukti fisiknya. . Jadi walaupun kondisi seperti ini, ibu-ibu harus membuat jurnal perkembangan peserta didik atau kegiatan sesuai dengan kondisi saat ini. Alat-alat bermain juga menggunakan sesuai Kondisi.
 
Setelah ucapan terima kasih dari ketua IGABA, acara dilanjutkan dengan penyerahan secara sumbolis oleh Ketua PDA dan Ketua Majelis Diksasmen. Selanjutnya penerimaan secara bergilir kepada guru.
 
Editor : LPPA PDA Kra
Shared Post:
Berita Terbaru