'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
PDA Karanganyar Bersama Untuk Melawan Virus Corona
20 Maret 2020 10:03 WIB | dibaca 120

Barangkali bagi banyak orang tak pernah terbayangkan situasi saat seperti ini. Allahu akbar, Allah Maha Besar, Allah yang Menggenggam Alam Semesta.  

Di saat manusia mengagungkan kepandaiannya, teknologi seakan menguasai alam, semua bisa dikendalikan oleh teknologi. Manusia lupa kebesaran Allah. Berseliweran dan bermunculan karya baru yang berbau IT berkompetisi menguasai alam pikir manusia.

Manusia lupa bahwa orang tidak akan bisa menciptakan Teknologi manakala Allah tidak mengijinkan. Seakan itu hasil kadigdayan manusia tanpa campur tangan Allah.

Pada situasi yang demikian Allah turunkan mahluk kecil yang ukurannya tidak bisa dilihat mata manusia tetapi sulit dikendalikan manusia, Virus Corona merebak ke seluruh hamparan dunia...

Allahu akbar, Laa ilaaha illallaah....

Hanya Allah yang menguasai alam...Manusia tidak memiliki kemampuan dan kekuatan manakala Allah tidak meridlhoi....

Suasana menjadi tak menentu.. Kabar berseliweran didukung kecanggihan IT justru menciptakan simulakra-simulakra baru. Simulakra ilmu kesehatan, simulakra Instruksi, simulakra kabar terkini.  Semua orang bisa memiliki profesi baru menjadi ahli kebijakan, kesehatan, dll.

Pastinya ...insyaAllah ada informasi yang benar di antara yang sekian banyak Hooaaxx..

Pada situasi yang demikian jujur diakui Aisyiyah Karanganyar juga tidak ketinggalan ikut dalam suasana tidak menentu.
Sikapnya terhadap agenda-agenda yang sudah dicanangkan antara lanjut atau ditunda. Apalagi terhadap kebijakan untuk Amal Usaha khususnya Amal Usaha Pendidikan. Secepat kilat instruksi Pemerintah Pusat, Gubernur dan belum lagi kabar-kabar dari luar sementara dari Daerah masih digodhog dicermati suasana. Hal demikian menjadikan Aisyiyah Karanganyar dalam waktu singkat menerbitkan instruksi yang berkali-kali. Semua itu dilakukan bukan bermaksud untuk membingungkan umat, tetapi diterbitkan berdasarkan situasi. Tidak ada yang bisa disalahkan......

Allahu akbar....

Pada akhirnya Aisyiyah Karanganyar menyabarkan diri taat pada instruksi PP, PW dan disandingkan dengan Instruksi Daerah.  Semua agenda ditunda, masing-mading bekerja di rumah.

Namun demikian Aisyiyah Karanganyar tetap berusaha menenangkan dan tentunya dengan tetap mengajak umat untuk cerdas dalam menerima informasi agar tetap waspada namun tidak panik.

Dalam situasi yang demikian Seluruh pengurus Aisyiyah masing-masing berusaha berbuat semampu mungkin untuk turut serta ambil bagian dalam koridor saling berbantu dan membantu. Walaupun tidak tertera dalam program PDA namun jiwa Aisyiyah tidak pernah padam pada warga Asyiyah.

Ibu Ketua PDA dalam situasi yang tidak boleh keluar rumah dimanfaatkan bersama anak panti membuat Hand Sanitzer yang tentunya dengan cara sederhana untuk kalangan sendiri. Agar dapat membantu dirinya sendiri saat  kelangkaan disinfectant yang saat ini memang diperlukan.

Upaya kerja sama dengan yayasan yang menjual disinfectant dengan harga wakaf untuk Masjid pun dilakukan salah satu warga Aisyiyah Karanganyar. Hal ini dilakukan agar umat dapat melakukan ibadah di Rumah Allah dengan aman dan nyaman. Kesanggupan adanya uang untuk Wakaf disinfectant itupun tidak mudah ternyata.

Uang bukan segalanya dalam suasana seperti ini. Allahu akbar.. Allah Yang Menguasai Alam.
Berbagai persoalan muncul karena bahan baku yang semakin langka dan jumlah permintaan yang terus melonjak. Pesanan yang sudah di DP  lunaspun harus bersabar menunggu barang datang.

Di suasana seperti ini manusia baru menyadari bahwa uang dan kemampuan manusia tidak ada artinya saat Allah tidak memberi ridho.... Pesanan 100 botol disinfectant masing-masing 250 ml yang diniatkan untuk masjid-masjid di lingkungan PCA se Kabupaten Karanganyar yang sudah terbayar lunas sejak tanggal 16 Maret 2020 masih harus menunggu di hari Jumat, 20 Maret 2020 belum juga hadir.

Upaya jalin kerjasama dilakukan dengan menghubungi tiga PDA untuk pengadaan disinfectant  lebih lanjut sudah dicoba tetapi hasilnya nihil belum ada kesanggupan. Ada salah satu awalnya sudah ada kesanggupan namun di tengah jalan gagal karena bahan tidak ada. Tentunya keadaan seperti ini juga menjadi PR bagi Aisyiyah secara umum.

Namun demikian tetap semangat optimis insyaAllah datang. Semoga yang wakaf, yang membantu menyalurkan, yang menggunakan, yang menjaga semua dapat terhindar dari bala / penyakit menular, Bismillah... Aamiin.

Pastinya dalam suasana yang tidak menentu ini sebagai manusia Warga Aisyiyah tetap berdoa dan berikhtiar untuk bisa keluar dari suasana yang gawat karena merebaknya virus Corona.

Sunarmi - Ketua LPPA Karanganyar.

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari