'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
PCA Mojogedang Mulai Kajian
12 Juli 2020 16:44 WIB | dibaca 55

Pengajian Ahad Pagi, tanggal 12 Juli 2020 Ranting Kaliboto di Balai Desa Kaliboto oleh Ustadz H. Sunarno, S.Pd dengan Tema "Membela diri dari orang-orang yang dzalim itu harus diambil dari (QS AL - MAIDAH 27- 31) kisah kedua anak Adam yang bernama Habil adalah anak yang berhati bersih dan berkepribadian bersih pula. Sedangkan Qabil seorang yang suka hasud, pendengki dan berhati gelap, yang ingin membunuh saudaranya sendiri. Dari ayat 27 di atas terdapat 3 hal pelajaran yang dapat dipetik :
1. Sejarah para tokoh terdahulu merupakan pelita dan jalan penerang terbaik bagi generasi mendatang, fakta sejarah yang penting harus dipelajari, sehingga dapat menjadi bahan renungan bagi generasi baru. 
2. Perbuatan yang baik saja tidaklah cukup namun harus ada niat baik yang dijadikan acuan untuk beramal, sehingga ia akan memberikan poin dan nilai kebaikan.
3. Hasud dan dengki hingga sampai pada batas melenyapkan persaudaraan juga dapat terjadi, sebagaimana yang terjadi pada Yusuf AS dan saudara-saudaranya. Setan membakar rasa hasud mereka, sehingga mereka dipisahkan jauh dari Yusuf. 
 
Dari ayat 28-29 dapat diambil 3 pelajaran : 
1. Dalam bergaul dengan orang yang hasud dan keras kepala, kita harus, dapat berbicara tenang dan lembut bukan dengan keras yang dapat lebih membengkitkan api hasud mereka. 
2. Yang penting dan terhormat ialah tidak melakukan dosa dikarenakan takut pada kebesaran Allah,  bukan karena ketidmampuan. Habil tidak mengatakan, "Aku tidak berdaya, maka aku memaafkanmu !" tetapi dia mengatakan, " Aku takut kepada Allah bahwa aku membunuh saudaraku!"
3. Takut kepada Tuhan merupakan unsur sugesti penting, yang dapat mencegah manusia dari perbuatan dosa. 
 
Sedangkan dari ayat 30-31 juga dapat diambil 3 pelajaran :
1. Peperangan antara kebenaran dan kebatilan punya sejarah panjang, sesuai kehadiran manusia di muka bumi.
2. Terkadang hewan dikirim oleh Allah SWT untuk mengajari manusia, karena itu, dalam banyak hal manusia berhutang budi kepada hewan.
3. Berdasarkan keinginan Allah SWT,  jasad orang yang mati harus dikebumikan, karena itu islam melarang jasad manusia dimumi atau dibakar.
 
Sumber : PCA Mojogedang
Redaktur : LPPA PDA Karanganyar
Shared Post: