'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Muhasabah Diri, PRA Gebyok Karanganyar
16 September 2019 02:52 WIB | dibaca 314

Kajian Pimpinan Ranting 'Aisyiyah Gebyok Mojogedang, Kamis 12 September 2019, jam 16.00-selesai diikuti oleh anggota 'Aisyiyah sebanyak 75 orang. Kajian dimulai dengan tilawah alqur'an dan ma'nanya surat arrum ayat 41-45 Kajian diisi oleh Ummie Masrurah, tema mengajak jama'ah untuk "Muhasabah diri " pada tahun baru islam, bulan Muharam 1441 H. 1. Jadikan shalat dan sabar sebagai penolong kita. Allah SWT berfirman: يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِا لصَّبْرِ وَا لصَّلٰوةِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ "Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 153) Kita sering mengeluh shalat kita tidak khusu', oleh karena itu kita perlu belajar shalat yang khusu'. Kalau shalat kita hanya sekedar menjalankan kewajiban saja tentu kita tidak akan merasakan nikmatnya shalat. Bayangkan shalat kita sebagai saat yang kita nanti untuk bertemu dengan Allah. Bayangkan shalat kita merupakan waktu yang terbaik untuk bercerita kepada Allah. Bayangkan shalat kita saat yang tepat untuk berkeluh kesah kepada Allah. Bayangkan shalat kita seriusnya bermimpi untuk berjumpa Allah. Bayangkan saat adzan dikumandangkan, Allah memenggil kita untuk lebih dekat dengan NYA. Bayangkan ketika kita takbir Allah melihat kita, Allah tersenyum pada kita, dan Allah bangga dengan kita. Bayangkan Ketika ruku', Allah menopang badan kita sehingga kita tidak jatuh, kitapun merasa damainya dipelukan Allah SWT. Ketika kita sujud, Allah mengelus elus kepala kita sambil membisikkan: "AKU mencintaimu wahai hambaKU". Bayangkan ketika kita duduk, Allah berdiri gagah dihadapan kita dan mengatakan AKU tidak akan tinggal diamt jika ada orang yang mengusikmu. Bayangkan ketika kita ucapkan salam, Allah menjawab salam, seakan kita bersih dari dosa. 2. Jadikanlah iman dan amal shalih bekal untuk bertemu Allah SWT. Allah SWT berfirman: وَا لَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اُولٰٓئِكَ اَصْحٰبُ الْجَـنَّةِ ۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ "Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu penghuni surga. Mereka kekal di dalamnya." (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 82) Persiapkan tiket perjalanan panjang menuju kehidupan yang haqiqi yaitu alam akhirat. Tujuan perjalanan bagi orang muttaqin yaitu surga, barang bawaan yang diizinkan adalah kain kafan, iman dan amal shalih. Barang bawaan yang tidak diizinkan adalah suami/istri, anak, harta dan jabatan. Barang yang boleh menyusul: shadaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang shalih. Sebelum pemberangkatan perlu diperhatikan petunjuk kehidupan yaitu al qur'an. Mengamalkan SOP yaitu As sunnah. Harus diwaspadai ada calo-calo yaitu syaitan untuk menawarkan neraka jahannam. Sebelum cek in oleh malaikat maut "Izrail" perlu diperiksa lagi apakah harta kita sudah dizakati? apakah anak-anak sudah diberi pendidikan agama? Apakah anak/suami/istri sudah diarahkan ke jalan Allah dan RasulNya? Apakah jabatan yang kita miliki untuk mendhalimi orang lain? By Ummie Masrurah

Shared Post: