'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Menggapai Berkah di Tengah Teror Corona Mewabah; SSR Aisyiyah Karanganyar Bangga Jadi Sang Pencerah
16 Maret 2020 08:08 WIB | dibaca 134

(Senin/16 MAret 2020) Mengutip dari Harian Kompas edisi Jum'at 13 Maret 2020 dengan headline Walikota Solo Tetapkan KLB atas mewabahnya sebaran virus corona yang merambah Kota Solo, menjadikan 14 hari ke depan sejak ditetapkannya KLB tersebut aktivitas sosial yang berlangsung di kota ini sontak sepi dan lesu karena banyak agenda yang harus ditunda serta diurungkan. Hal ini ditambah lagi dengan menyeruaknya informasi tentang Virus Corona yang semakin tak terbentung blow up kasusnya di berbagai media sosial. Kondisi ini menjadikan semakin murungnya kota ini. SSR Aisyiyah Karanganyar sendiri yang berada di wilayah berdekatan dengan Kota Solo tentunya juga ikut merasakan dampak dari teror corona tersebut. Bagaimana tidak, sejak ditetapkannya status KLB pada Jum'at malam 13 Maret 2020, keesokan harinya Sabtu, 14 Maret 2020 sampai dengan Minggu 15 Maret 2020 SSR Aisyiyah Karanganyar akan mengirimkan 5 orang perwakilannya pada kegiatan Baitul Arqom yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Aisyiyah se-Solo Raya bertempat di Wisma Armina Donohudan, Ngemplak, Boyolali.

Kepanikan tentu saja menghinggapi seluruh anggota yang akan diberangkatkan pada kegiatan tersebut, namun berbekal arahan dari berbagai pakar kesehatan serta penguatan mental spiritual dari Ketua PDA Karanganyar yakni Dra. Hj. Kunti BAsthona, SSR tetap memberangkatkan delegasinya. Hal ini senada dengan penuturan salah satu delegasi dari SSR yaitu Efika Nurul dalam keterangannya yang menyebutkan bahwa pasca ditetapkannya status KLB Kota Solo dirinya dihinggapi perasaan khawatir, keluarga juga menyarankan untuk mengurungkan niat, namun di pagi harinya semua menjadi berubah karena ada motivasi menjadi sang pencerah di tengah teror yang mewabah dari Koordinator Program yakni Shubuha Pilar N, M.Si. Lebih lanjut, Shubuha memaparkan "Status KLB tentunya berdampak pada semangat juang tim sendiri, malam hari dikeluarkan, keesokan harinya meruntuhkan semangat tim. Namun semua menjadi cerah ketika Ketua PDA Karanganyar serta Kepala SSR kami yang juga praktisi kesehatan membekali dengan arahan proteksi diri dan komitmen ibadah menjadi sang pencerah".

Berbekal semangat yang luhur inilah, sang koordinator tersebut kemudian mengeluarkan instruksi untuk seluruh tim yang berisi:

1. Kegiatan Investigasi Kontak dan Penyuluhan Masyarakat tetap dapat dijalankan dengan melihat situasi serta kondisi masing-masing yang mengedepankan PHBS

2. Membatasi blow up info corona yang berlebihan agar tidak mengganggu fokus penanganan TB

3. Kegiatan Baitul Arqom tetap berjalan dengan bekal ilmu PHBS yang diterapkan

Baitul Arqom sendiri merupakan salah satu kegiatan Muhammadiyah yang bisa dijadikan sebagai ajang penambah wawasan dan pengetahuan dalam berbagai hal di sendir kehidupan. Kegiatan ini berisikan beberapa hal penting diantaranya:

Semangat Pencerahan, yang berisikan tentang:
1. Pembebasan artinya Aisyiyah hendaklah bisa membebaskan umat dari belenggu (kebodohan, kemiskinan, dan penyakit)
2. Pemberdayaan, artinya umat diberdayakan untuk lebih produktif. 
3. Kemajuan, artinya kita harus bisa mengajak orang untuk berpola pikir lebih maju, berwawasan
 
Tugas dan tanggung jawab Aisyiyah :
1. Mengimplementasikan segenap fungsi, dalam melancarkan kegiatan dan amal usaha dengan faktor yang terkait
2. Bertanggung jawab mensukseskan program
 
Spirit Al-Ma'un berbasis komunitas :
1. Kepekaan menumbuhkan kepedulian
2. Kepedulian menumbuhkan sikap
3. Sikap menumbuhkan semangat
4. Semangat menumbuhkan tekad
5. Tekad menumbuhkan aksi / gerak
6. Aksi menumbuhkan perubahan
7. Perubahan menumbuhkan kemajuan
 
Islam yang berkemajuan, adalah Islam yang menyemaikan benih kebaikan, dengan cara:
1. Mempunyai pandangan tentang kehidupan yang didasari oleh ideologi
2. Ideologi yang mendasari institusi / organisasi
3. Mengajarkan berislam yang hidup dalam kehidupan masyarakat
4. Kehidupan masyarakat yang dinamis, maka kebutuhan dan tuntutan kehidupan dalam masyarakat pun juga berkembang
5. Melahirkan sikap beragama yang kontekstual, siap memperbaharui cara pandang dan strategi dalam menjawab tuntutan masyarakat (TAJDID)
 
Berangkatnya 5 orang perwalian SSR pada kegiatan tersebut, menjadi cermin komitmen yang kuat dari SSR Aisyiyah Karanganyar dalam pembangunan masyarakat khususnyadi tengah musibah yang mewabah, hal tersebut perlu diwaspadai namun tidak disikapi dengan ketakutan yang berlebihan. 
 
-Dani Meirin Utami-
 
adanya seorang pasien positif virus corona yang meninggal dan sempat dirawat di RSUD Dr Moewardi, Solo, Jawa Tengah.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berikut Perbedaan Lockdown dan Status KLB Virus Corona", https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/15/173400665/berikut-perbedaan-lockdown-dan-status-klb-virus-corona.
Penulis : Nur Rohmi Aida
Editor : Sari Hardiyanto
adanya seorang pasien positif virus corona yang meninggal dan sempat dirawat di RSUD Dr Moewardi, Solo, Jawa Tengah.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berikut Perbedaan Lockdown dan Status KLB Virus Corona", https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/15/173400665/berikut-perbedaan-lockdown-dan-status-klb-virus-corona.
Penulis : Nur Rohmi Aida
Editor : Sari Hardiyanto

.

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari