'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Menawan; SSR Aisyiyah Karanganyar Raih Kembali Penghargaan 3 Tahun Berturut-Turut
14 Desember 2020 12:59 WIB | dibaca 159

(Senin, 14 Desember 2020),  Sebagai rangkaian Close Out Program, SR TB 'Aisyiyah Jawa Tengah menggelar Rakorwil bertempat di Patra Hotel & Convention Semarang mulai tanggal 11-13 Desember 2020. Kegiatan ini menjadi rangkaian program dalam rangka penutupan program oleh PR TB Aisyiyah. Sebagai bagian yang tidak dapat terpisahkan, penting untuk melihat bagaimana transfer program dan proses exit strategy yang dilakukan oleh program PR TB dapat mendukung pengembangan pengelolaan program TB secara mandiri di Aisyiyah. Selain itu, kegiatan penutupan ini juga ditujukan agar penutupan program dapat dilakukan sesuai guideline the Global Fund. Karena itu, ada tiga pendekatan strategis dalam penutupan program ini, yaitu:

  1. Penutupan program yang ditujukan untuk keberlanjutan program secara insitusional di organisasi Aisyiyah;
  2. Penutupan program secara administrasi, manajemen dan keuangan program di seluruh level (termasuk di PR, SR, dan SSR);
  3. Penutupan program dalam lingkup implementasi dan teknis. Ini meliputi individu dan staf program yang terlibat baik dalam pengelolaan langsung program maupun individu yang selama ini aktif mendukung terlaksananya program penemuan kasus dan pendampingan TB di lapangan. 

Dari sisi program dan kegiatan di PR TB Aisyiyah, ada beberapa kegiatan utama yang akan ditransferkan (dialih-kelolakan) kepada organisasi Aisyiyah dan kepada Dinas Kesehatan atau implementer baru yang dalam teknis pengelolaannya di Indonesia akan dilakukan oleh pelaksana program (PR) terpilih dan kepada pemerintah atau layanan kesehatan. SR TB ‘Aisyiyah Jawa Tengah sendiri sebagai tindak lanjutnya kemudian menggelar kegiatan Rakorwil terakhir dengan metode tatap muka menghadirkan Kepala SSR dan Koordinator SSR dengan tetap mematuhi protokoler kesehatan di era new normal ini.

Pertemuan tingkat provinsi ini ditujukan sebagai kegiatan yang melibatkan PWA, SR, Dinas Kesehatan Provinsi dan konsorsium STPI-Penabulu ditingkat PR. Pertemuan koordinasi ini digunakan untuk memaparkan perkembangan program dan menginformasikan tentang selesainya kerjasama antara PR TB ‘Aisyiyah dengan Global Fund serta menyampaikan proses closing out di tingkat KabupatenKota.  Pertemuan ditingkat Provinsi ini pun sebagai sarana untuk menyampaikan hasil capaian program selama periode program NIP sekaligus transfer pengelolan kepada implementer baru melalui dinas kesehatan. Pertemuan ini juga bertujuan untuk memastikan proses transisi program dari PWA kepada SR baru dapat berjalan dengan baik.  Pada kegiatan ini, SSR Aisyiyah Karanganyar sebagai salah satu SSR peserta Rakorwil mendapat sorotan khusus. Semenjak dibuka mulai tahun 2016 yang lalu, berbagai prestasi telah diraih, puncaknya pada Rakorwil kali ini, SSR Aisyiyah Karanganyar kembali meraih penghargaan sebagai SSR Terbaik Pertama diantara SSR-SSR yang lain. Semua pencapaian tidak didapat dengan mudah tentunya, berbagai dinamika tumbuh kembang menyertai perjalanan dari SSR Aisyiyah Karanganyar. Berkat amanah serta kerja keras dan juga kerja cerdas para pelaksananya, sejak tahun 2018-2019-2020 tiga tahun berturut-turut SSR Aisyiyah Karanganyar membawa penghargaan menjadi yang terbaik di tiap tahunnya. Menjadi tantangan tersendiri ketika harus memepertahankan prestasi, hal inilah yang menjadikan SSR Aisyiyah Karanganyar bersama para kader jagoannya tetap konsisten dalam menjalankan program demi kemanusiaan dan membuktikan diri bahwa ‘Aisyiyah Karanganyar melalui SSR-nya dapat menjaga amanah dalam keterlibatannya pada upaya eliminiasi TBC di Karanganyar.

Shared Post:
Berita Terbaru