'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Manajemen Qolbu Untuk Hadapi Krisis - Umi Sholihah, S.Pd. - PDA Karanganyar
31 Maret 2020 14:08 WIB | dibaca 66

Manajemen Qolbu Untuk Hadapi Krisis. Oleh : Umi Sholihah, S.Pd. PDA Karanganyar.

Manusia sering melupakan nikmat Allah, itu Nabi besar Kita Nabi Muhammad SAW pernah bersabda. Di saat suasana tak menentu seperti sekarang ini saatnya manusia menyadari bahwa Kuasa Allahlah  yang hanya bisa diharapkan.
Untuk itu barangkali ada manfaatnya dalam renungan saya curahkan isi hati untuk saling berbagi. Berbagi motivasi untuk tegar menghadapi.

1. Yakinlah bahwa tidak ada yang mampu mendatangkan manfaat maupun madharat kepada kita kecuali atas izin Allah SWT maka berlindung kepada Allah SWT adalah sebaik-baik cara untuk menjaga diri.
2. Waspada dan berhati-hati adalah keharusan, namun berlebihan hingga khawatir dan was-was adalah jebakan setan.
3. Janganlah mengatakan kondisi makin memburuk, namun katakanlah sungguh bersama kesulitan ini pasti ada kemudahan, dan habis gelap pasti terbitlah terang.
4. Tetaplah bersikap optimis dan menjaga kegembiraan karena gembira adalah obat yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan memanjangkan usia.
5. Terlalu sering membahas tema seputar musibah akan mengalihkan perhatian kita pada hal-hal yang lebih urgent sebagaimana terlalu sering meng-update berita seputar musibah tak akan mampu merubah keadaan.
6. Mestinya bukan diskusi dan update berita seputar musibah yang kita perbanyak, namun taubat, istighfar dan amal shalih yang kita perbanyak.
7. Jangan mudah menyebarluaskan berita yang belum jelas hingga menambah was-was karena diantara sifat orang munafik dan orang fasiq adalah tergesa-gesa dalam menyampaikan berita.
8. Jangan memandang negatif orang-orang yang terpapar suatu wabah karena siapa saja orang beriman yang meninggal karena wabah, maka ia mati syahid.
9. Sering-seringlah mendoakan orang lain, baik diketahui maupun tidak diketahui karena gerakan saling mendoakan itu akan mampu meredam murka Allah.
Krisis apapun yang kita alami adalah bentuk tarbiyah (pendidikan) dari Allah dan tashfiyah (cara Allah menseleksi) kita; siapa di antara kita yang paling baik amalnya?
10. Sebagian orang bisa berubah menjadi sangat egois karena krisis namun sebagian yang lain bisa menjadi begitu humanis. Sebenarnya bukan berubah, namun watak asli itu tampak disaat-saat seperti ini.
11. Dunia ini fana dan sementara, maka apapun yang ada di dunia ini juga bersifat fana dan sementara. Oleh karena itu bersabarlah!

"Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS Al Baqarah : 153)

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari