'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Majelis Pembinaan Kader Bersinergi Dengan LLHPB - Gerakan Bersih Lingkungan
06 Oktober 2019 15:24 WIB | dibaca 230

Ahad tanggal 6 Oktober 2019 di Alun alun Karanganyar, MPK bersinergi dengan LHPB Sosialisasi Buang Sampah Pada Tempatnya. Sasaran kegiatan kali ini adalah para pedagang kaki lima dan pengunjung Alun - alun Karanganyar yang dinilai menjadi produsen sampah.
Dalam sosialisasi ini diharapkan masyarakat mengetahui bagaimana eksistensi aisyiyah dengan berbagai kegiatannya yang turut serta menyelesaikan persoalan umat. Melalui LLHPB dan Kader, Aisyiyah Karanganyar mengajak umat untuk peduli atas sampah yakni membuang sampah pada tempatnya sesuai dengan jenis sampah.

Disinipun dijelaskan bahwa ada beberapa jenis sampah. Adapun jenis sampah berdasarkan sifatnya, yaitu :
1. Sampah Organik merupakan sampah yang bisa terurai atau diolah menjadi pupuk kompos.
2. Sampah Anorganik adalah sampah yang sulit untuk membusuk dan tidak bisa terurai.
3. Sampah dihasilkan rumah tangga domestik) di antaranya bekas pengharum ruangan, pemutih pakaian, deterjen pakaian, pembersih kamar mandi, pembesih kaca/jendela, pembersih lantai, pengkilat kayu, pembersih oven, pembasmi serangga, lem perekat, hair spray, dan batu baterai.

Diharapkan sosialisasi ini memberikan pembelajaran bagi masyarakat agar lebih peka dan péduli terhadap lingkungan sekitar terutama bagaimana membuang sampah pada tempatnya. Kegiatan ini diharspkan ada mata rantai yang dapat dilakukan umat setelah mendapat pembelajaran, pada diri sendiri dan anak didik kita atau  ansk turun kita.

Jika kita membuang sampah pada tempatnya, maka kita akan mengurangi atau  mencegah dampak dari banjir. Selain itu bau tidak sedap dari sampah sangat mengganggu kesehatan. Maka untuk mengurangi bau tidak sedap, kita harus membuang sampah pada tempatnya. Selain itu dengan membuang sampah pada tempatnya akan mempermudah dalam pengolahan maupun pemanfaatan sampah utk didaur ulang. Karena sudah banyak yang dapat dihasilkan dari sampah yang diolah menjadi produk berguna.
Oleh karena perlu kita ketahui bersama bahwa masalah sampah bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah saja, tetapi seluruh masyarakat Indonesia.

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan dengan membagi Ikon berupa handuk bertuliskan PDA Kra dan ajakan membuang sanpah pada tempatnya serta aksi membuang sampah pada tempatnya.
Kalau tidak dimulai dari diri kita siapa lagi, kalau tidak kita lakukan sekarang kapan lagi.Begitulah yang disampaikan oleh ibu Prihatin Nur, selaku ketua Majalis Pembinaan Kader dan ibu Umi Rusdiyati selaku ketua LHPB.
Dengan kegiatan ini diharapkan agar kita memiliki andil walau sekecil apapun dalam menangani masalah sampah.

Shared Post: