'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Majelis Kesejahteraan Sosial bersama Majelis Seni Budaya dari LPPA Studi Banding ke Panti Terpadu Ponorogo
26 Februari 2020 05:11 WIB | dibaca 64

Ahad 23 Februari 2020, Majelis Kesejahteraan Sosial bersama Majelis Seni Budaya dari LPPA mengadakan kunjungan Studi Banding ke Panti Terpadu Ponorogo JawaTimur. Adapun peserta dari Ketua Pimpinan Daerah Aisiyah Wilayah Jawa Tengah beserta semua pengurus MKES lengkap, dan Pengelola Panti se JawaTengah sejumlah 104 peserta. Sekitar pukul 12.00 sampai di Panti Terpadu disambut dengan suguhan musik dari siswa-siwa panti Tuna Netra dengan Vokalis yang suaranya sangat bagus meski ada keterbatasan fisiknya.

Dilanjutkan sambutan dari Ketua PDA Ponorogo ibu Dra Listiani diawali dengan ucapan syukur kepada Allah dan terima kasih serta selamat datang atas kunjungannya. Beliau menyampaikan Program Unggulan Panti Terpadu Ponorogo sebagai berikut :

Dilanjutkan Sambutan Ketua Pimpinan Daerah Aisiyah Wilayah Jawa Tengah ibu Dr. Umul Baroroh, M.Ag.
Dengan mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang sangat meriah dan sangat terharu setelah menyaksikan kondisi Panti yang sangat indah dan semua siswa dengan prestasi yang luar biasa, tidak kalah dengan siswa-siswa yang normal di luar sana dan sangat mengapresiasi dengan keberhasilan anak-anak panti yang sudah banyak Hafiz Al Quran, juga hasil kerajinan berupa batik yang sangat indah, yang sudah dipasarkan di Jawa Timur yang semuanya menginspirasi MKES di Jawa Tengah.
 
 
Diteruskan dengan kesan-kesan dari Ketua MKES Jawa Tengah pada keberhasilan Panti Terpadu tersebut, berupa kegiatan-kegiatan hafalan, Hafiz Quran,Perikanan,Kepemimpinan, Musik band, Griya Pijat, Griya Quran, pembelajaran Komputer Braile senilai 1,3 M dari Jerman sehingga siswa-siswa SLB di panti tersebut bisa lanjut kuliah di ITS yang telah banyak berhasil menjadi pengajar di Panti tersebut.
 
 
Sehingga semua pengurus MKES dan pengelola Panti dari Jawa Tengah sangat terpukau dan mengucapkan selamat kepada  Rektor UNPER yaitu : bapak Fauzan Ahmad sebagai Kepala Panti Terpadu Ponorogo. Mengapa dikatakan terpadu? Karena siswanya terdiri dari berbagai macam Tuna yaitu : Tuna Netra, Tuna Daksa, dan Tuna Wicara yang bisa berhasil dididik menjadi anak-anak yang hidup layak seperti anak normal pada umumnya. Maka berhasil menjadi Panti terbaik tingkat Nasional dan menjadi TK dan SLB Percontohan tingkat Nasional.
 
 
Diakhiri dengan penyampaian kenang-kenangan dan bantuan dari Pimpinanan Daerah Aisiyah Wilayah Jawa Tengah kepada Pimpinan Daerah Aisiyah Kabupaten Ponorogo.
Shared Post: