'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Majelis Dikdasmen Menggelar Lomba Kreativitas Guru Paud Aisyiyah
14 Mei 2017 04:07 WIB | dibaca 870

Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Aisyiyah dan IGABA Karanganyar menggelar beberapa kegiatan dalam rangka milad Aisyiyah ke-103

Gebyar Anak PAUD Aisyiyah dan SD Aisyiyah telah digelar seminggu yang lalu dilanjutkan Lomba Kreativitas guru PAUD pada  13 Mei 2017.

Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk:

1. Menumbuhkan rasa cinta seni dan kreativitas

     kepada anak dan guru

2. Menanamkan kemandirian dan sportivitaas

3. Meningkatkan kompetensi guru dan tenaga    

     kependidikan

4. Menjalin ukhuwah dan komitmen terhadap

    organisasi Aiayiyah

Menurut Ketua majelis Dikdasmen kegiatan lomba sudah merupakan agenda tahunan disamping untuk memeriahkan milad. Kegiatan lomba tahun ini sekaligus memperingati milad satu abad TK Aisyiyah.K

Lomba untuk anak meliputi lomba Paduan Suara, Hafalan surat pendek, dan Dai cilik. Peserta diikuti perwakilan cabang dan SD Aisyiyah.

Alhamdulillah semua cabang mengikut lomba hanya 1 kecamatan tidak mengirimkan wakilnya. Lomba berlangsung meriah dengan tampilan anak- anak yang lincah, lucu serta haru saat melihat anak bisa tampil maksimal.

Demikian pula lomba kreativitas guru meliputi: MTQ, Sandiwara boneka, dan Permainan anak ciptaan guru.

Sabtu 13 Mei Panti Aisyiyah kembali bergelora dengan kostum beraneka dan semangat para peserta utk tampilkan yang terbaik. Keramahtamaan panitia menyambut guru Aisyiyah yg mulai berdatangan semakin menambah semarak suasana.

Menurut ketua panitia sekaligus ketua IGABA menyampaikan bahwa lomba ini  merupakan program IGAABA wilayah yang akan dilaksanakan bulan Desember. Untuk itu para juara nanti akan mengikuti seleksi tingkat provinai. Peserta lomba kreativitas ini ada 14.

Ibu Kunti Basthona memberikan apresiasi dan berharap agar lomba ini dapat meningkatkan SDM khususnya guru PAUD sehingga membuat anak-anak juga kreatif.

Lomba berlangsung sangat meriah tetutama untuk permainan anak. Karena guru berperan jadi anak maka gelak tawa dan aplaus peserta menambah semangat guru yang sedang beraksi. Demikian pula sandiwara boneka tak kalah menarik karena seorang guru harus terampil memainkan boneka dan suara yang persis dengan peran yang dibawakan. MTQ tentunya berlangsung khitmat dan menggemakan mushola Panti Aisyiyah. (Dikdasmen)

foto-foto kegiatan lomba

Shared Post: