'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Majelis Dikdasmen Ikuti Pertemuan Koordinator Solo Raya
21 April 2019 11:37 WIB | dibaca 57

 

PDA Se-Solo Raya mengadakan pertemuan koordinator ahad, 21 april 2019 yang bertepatan dengan hari kartini. Pertemuan koordinator dimulai pukul 09.00 WiB di aula SMP Muhammadiyah Sragen. Acara diawali dengan pembukaan, tilawah Al Qur'an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah serta Mars Aisyiyah. Acara dilanjutkan dengan sambutan yaitu sambutan oleh Ketua PDA dan PDM Kabupaten Sragen. Ketua PDA sragen menyampaikan ucapan selamat datang kepada peserta pertemuaan koordinator. Beliau menyampaikan bahwa pesta demokrasi di kabupaten sragen berjalan lancar dan beliau berharap indonesia akan diberikan pemimpin yang lebih baik dan amanah yang akan ditetapkan oleh KPU pada tanggal 22 mei 2019. Ketua PDA Sragen juga menyampaikan kembali latar belakang adanya gerakan perempuan aisyiyah yaitu adanya faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal antara lain merajalelanya bid'ah dan kafarat, merajalelanya kebodohan dan kemiskinan umat, tidak ada nya ukhuwah umat Islam yang kompak, dan lemah serta gagalnya sistem pendidikan pondok pesantren. Sedangkan faktor eksternal yaitu merajalelanya penjajahan kolonial dan ekonomi, kegiatan misionaris kristenisasi dan adanya kelompok yang merendahkan agama islam. Sambutan ketua PDM Kabupaten sragen oleh bapak Abdul Latif. Beliau menyampaikan bahwa PDA sragen akan mendirikan klinik aisyiyah yang rencana ke depan bisa menjadi PKU (Penolong Kesengsaraan umum). Beliau juga menyampaikan materi tentang marketing langit dan sebuah dalil yaitu “kalau kamu mau membantu orang lain, Allah pasti membantumu.” Beliau menyampaikan cara berdakwah sesuai Nabi Muhammad ada 4 yaitu sidiq, amanah, tabligh, dan fathonah. Sidiq berarti yang disampaikan harus benar. Amanah berati yang disampaikan harus pener dengan lemah lembut. Tabligh berarti kober, kita harus sempat dan meluangkan wkatu untuk berdakwah. Fathonah berarti pinter dalam menyampaikan. Terakhir beliau menyampaikan bahwa muhammadiyah dan aisyiyah merupakan organisasi yang dikelola dengan baik. Acara pembukaan pertemuan koordinator ditutup dengan doa oleh bapak Abdul Latif dan membaca bacaan hamdalah. Acara inti pertemuan koordinator PDA Se-Solo Raya dibuka oleh ketua koordiator. Beliau menyampaikan tausiah tentang mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat yaitu: 1. Punyailah qolbun syakirun( hati yang selalu bersyukur) 2. Punyailah suami/istri yang sholeh/sholekhah 3. Anak yang sholeh/sholekah 4. Baitu sholekan (rumah tangga yang baik) 5. Harta yang halal 6. Faham agama 7. Umur yang barokah Kemudian dilanjutkan dengan laporan PDA 4 bulan yang lalu dan dilanjutkan dengan sidang komisi setiap majelis. Sidang majelis dikdasmen bertempat di aula SMP Muhammadiyah Sragen.

Shared Post: