'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Kurban Simbol Ketauhidan-Kajian Ahad Pagi
20 Agustus 2017 22:18 WIB | dibaca 436
Kurban Simbol Ketauhidan Bagi Muslim. Pada tgl 20 Agustus 2017 PDA Karanganyar mengikuti Kajian Ahad Pagi dengan Pembicara Muh. di Gedung Dakwah Muhammadiyah. Moh Samsuri mengingatkan dan menegaskan 1. Idul Adha tahun 2017 ini jatuh hari Jumat bertepatan tanggal 1 September 2017. Oleh karena itu puasa Arafah 9 Zulhijah jatuh hari Kamis tgl 31 Agustus 2017. Hukum puasa Arafah adalah sunah, dapat menghapus dosa 2 tahun sebelum dan sesudahnya. Mengingat Idul Adha tahun ini bertepatan dengan hari Jumat maka ada 2 Hari Raya (Shalat Idul Sdha dan Salat Jumat). Sesuai dengan hadis Nabi boleh tidak Sholat Jumat apabila sudah melakukan Sholat Idhul Adha. Akan tetapi Nabi tetap melaksanakan shalat Jumat. Yang demikian berarti melakukan Sholat dua-duanya adalah lebih utama. 2. Berkurban Kurban sudah dilakukan sejak dulu. Pada zaman dahulu sebagian umat manusia kurban untuk persembahan. Hal ini dapat dilihat di Mesir kurbannya manusia. Pada zaman Nabi Ibrahim perintah kurban awalnya mengurbankan anaknya yang akhirnya diganti Allah dengan kambing. Mendasar pada kurban Nabi Ibrahim, kurban adalah simbol ketaatan untuk seorang hamba kepada Allah. Manusia dituntut metelakan atauelepas apa yang dicintainya. Anak dan harta adalah kekayaan manusia yang paling dicintai. Manusia terkadang menjadi terlena dengan harta dan anak. Dua hal itu sering menjadi penghalang atau godaan dalam ibadah. Bedanya kurban dari berbagai umat dapat diluhat dari niat peruntukan. Kurban harus diniatkan untuk mencari rida Allah seperti telah dicontohkan nabi Ibrahim. Beliau menyembelih puteranya karena ketaatannya pada Allah. Kurban mengandung makna yang disembelih nafsu cinta dunia. Untuk itu tidak ada ukuran kurban harus besar tetapi usia. Usia sebagai ukuran juga hanya berdasar pada anjuran. Syareat hewan kurban: - Kambing usia 2 tahun, sapi dan unta - kondisinya sehat - tidak cacat Bukan harus besar dan harga mahal tetapi ukurannya mampu. Ukuran mampu yang dapat mengukur diri srndiri. Kalau mampu kurban hewan yang besar jangan sampai mencari hewan yang kecil dan harganya lebih murah. Jangan sampai seperti Qabil yang mampu tapi kurbannya memilih yang kecil sehingga tidak diterima Allah. ( Al Maidah: 27 )
Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari