'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Kajian Rutin Ramadan oleh Nufus LPPA Karanganyar - Hari 2
14 April 2021 11:19 WIB | dibaca 83
 
CATATAN RAMADAN
 
Hari Kedua
Suatu hari pasca reformasi menjelang pilpres langsung di tahun 2004 dalam dialog yang pernah ditayangkan sebuah stasiun TV Pak Amin Rais pernah diwawancarai tentang alasannya mengikuti kontestasi pilpres. Beliau menjawab bahwa dirinya hanya menjalankan perintah agama untuk menyusuri dan menempuh jalan mendaki lagi sulit, kemudian beliau mengutip beberapa ayat dari surat Al Balad; Falaqtahamal aqobah wa maa adro kamal aqobah fakku roqobah aw ithoa'mun fii yaumin dzi masgobah yatiman dza maqrobah aw miskinan dza matrobah (Q.S. 90: Al- Balad 11-16) artinya: " Maka tidakkah sebaiknya ia menempuh jalan yang mendaki? Apakah yang menjadikanmu mengetahui apakah jalan mendaki?" "Melepaskan budak". "Atau memberi makanan pada hari kelaparan". "Anak yatim yang ada hubungan kekerabatan atau orang miskin yang sangat fakir".
 
Saya tidak mampu mengingat detil dialog  tersebut namun yang saya ingat penjelasan Pak Amin Rais tentang petikan ayat dari surat Al Balad tersebut begitu berenergi   meninggalkan kesan cukup kuat  ke dalam hati dan memori saya sehingga seakan- akan menjadi daya dorong yang kuat untuk bangkit setiap kali  dilanda futur (penurunan semangat) ibadah.
 
Penafsiran surat Al Balad ayat 11-16 terkait ayat sebelumnya yang mengandung isyarat tentang kedudukan mulia kota Mekah dan selanjutnya menerangkan tentang kodrat manusia yang selalu menghadapi kesulitan dan keluh kesah sejak ia dilahirkan sampai akhir hidupnya, hal itu membuatnya  harus selalu siap berjuang menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan. 
 
Iqtahama berasal dari kata qohmah dalam kamus al Munawir artinya al amrussyakku artinya perkara yang berat atau menyusahkan, al aqobah dalam kamus al Munawwir artinya jalan di atas bukit sedang dalam kamus Mahmud Yunus artinya jalan sulit mendaki gunung.
 
Ibnu Jarir dalam tafsir Ibnu Katsir meriwayatkan dari Ibnu Umar mengenai ayat falaqtahamal aqobah adalah gunung-gunung di neraka jahanam. Sedangkan pada tafsir Al Azhar, Fii Zhilalil Qur'an dan Al Misbah memaknai ayat falaqtahamal akobah sebagai aktifitas menempuh jalan  mendaki lagi sukar.
 
Bersambung...
 
Hayati Nufus, 2 Ramadan 1412 H, Boran, Kerjo, Karanganyar
----------------------------------------------------------------------------------
 
 
Redaktur : LPPA PDA Karanganyar
Shared Post: