'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Kajian Rutin Gedung Dakwah Muhammadiyah Karanganyar, 17 Desember 2017.
17 Desember 2017 14:40 WIB | dibaca 670
Kajian Rutin Gedung Dakwah Muhammadiyah Karanganyar, 17 Desember 2017. Disampaikan Drs. H. Jularso. Mengajak untuk bersukur karena telah diberikan romhatNya dapat bersilaturohmi menuntut ilmu. Allah akan memanjangkan umur dan Rosul menjelaskan bahwa Malaikat mengembangkan sayapnya mendoakan akan dicukupkan semua keperluannya walaupun tidak memohon. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu sebaik. Materi Inti "Dakwah Ekonomi" Mengajak untuk agar manusia lepas dari adab dari ekonomi di dunia mapun di akherat. Supaya terhindar dari adab dari usaha maka harus menggunakan tatacara dengan bisnis syariah. Berbisnis dengan cara iman dan taqwa adalah dengan bisnis syariah. Kalau sudah memperoleh dengan syariah makan harus digunakan pula secara benar. Iman kuat, inteletual kuat, badan sehat, lancar ekonomi kuat sehingga bisa untuk jihat. Kalau sehari bekerja keras untuk jihat sorenya terasa capai itulah kenikmatan iman tidak boleh disesali. Bagaimana cara memperoleh secara halal. Sumber ekonomi ada empat 1. Sumber Daya Alam. Allah telah memberikan alam yang subur sesuai karakternya contoh daerah Karanganyar, juga luar Jawa. Pertanyaannya mengapa manusia tidak merasa cukup. Bumi ini diwariskan kepada orang-orang beriman. Akan tetapi semua itu dikuasahi okeh non muslim 2. Seluruh Produksi dikuasi orang Non Muslim. 3. Distribusi barang dikuasai oleh non muslim. 4. Konsumen dirajai oleh orang Indonesia. Dari gambaran di atas Islam di Indonesia sudah kalah 1:3. Masih ada waktu, pertanyaannya pingin menang atau kalah. Kita punya Allah harus yakin Allah akan menolong kepada siapa yang dikehendaki. Dari cara konsumsi kita harus memulai. Kita sering dibohongi dari ditipu oleh iklan. Konsumen harus kompak, mulai sekarang harus beralih dari beli kepada orang lain kepada golongan kita sendiri dan membuat sendiri sejenis minimarket. Marilah kita niati Ya Allah berikan rejeki dan sebagian akan kami sisihkan untuk bisa mendirikan TokoMu. Modalnya harus yakin Allah akan memberi jalan. Juliarso mengajak untuk ingat, ada Allah mendatangkan satu kesulitan kalau mau menghadapi dengan tetap istiqamah maka akan datang dua kemudahan. Contoh kalau kita sudah punya Airmu jangan pernah minum air mineral lain. Kalau kita punya delai, kacang, beras, pohong, ketela, dll maka itu harus diproduksi sendiri dan dijual dan dibeli sendiri. Program ini sudah kita canangkan untuk Karanganyar yang sudah dusetujui oleh Bupati Karanganyar dan seluruh Kecamatan akan didirikan melalui jamaah pengajian Ahad Pagi. Segera kita bersatu untuk mewujudkan dengan kita kuatkan sistem informasi kumputerisasi dalam PBMT. Dengan sistem seperti itu maka semua dapat terdeteksi dan terdokumen serta terpantau. Pertanyaannya, bagaimana cara caranya kita dapat mengumpulkan jamaah yang bersedia. Semoga segera terwujud cita-cita kita mewujudkan untuk mengimbangi dominasi kapitalis dan merebaknya barang kharam.
Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari