'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Kajian Online Ustadz Muh. Samsuri (UMS) - Ahad, 8 Agustus 2021
08 Agustus 2021 16:00 WIB | dibaca 93

KAJIAN ONLINE USTADZ MUH. SAMSURI (UMS)
AHAD, 8 AGUSTUS 2021
TEMA : HIJRAH DAN MUHARRAM
 
1. Apa latar belakang adanya Tahun Baru Islam/Hijriyah?
Latar belakang adanya Tahun Baru Hijriyah yaitu berawal Gubernur di Busrah yaitu Abu Musa Al Asy’ari mendapat surat dari Umar Bin Khattab yang berisi tentang konsep-konsep peradilan Islam (Risalatul Qodho’). Karena surat tersebut tidak ada waktu kapan dibuatnya, maka Abu Musa Al Asy’ari mengusulkan kepada Umar Bin Khattab agar umat Islam memiliki perhitungan tahun baru. Selanjutnya Abu Bakar mengajak para sahabat bermusyawarah untuk menentukan tahun baru umat Islam.
 
Ada 3 usulan dalam musyawarah tersebut, yaitu:
a. Tahun baru dimulai sejak Nabi Muhammad lahir
b. Tahun baru dimulai sejak Nabi diangkat menjadi rasul
c. Tahun baru dimulai sejak hijrah nabi dari Mekkah ke Madinah
 
Dari 3 usulan tersebut, akhirnya disepakati bahwa tahun baru Islam ditetapkan sejak Nabi Muhammad hijrah dari Mekkah ke Madinah. Tahun baru umat Islam ditetapkan berdasarkan sejak Nabi hijrah karena saat itu merupakan peristiwa penting terjadinya perubahan Islam secara besar-besaran. Makna dari ditetapkannya tahun baru umat Islam adalah ketika  datang tahun baru hijriyah adalah bagaimana umat Islam untuk melakukan perubahan. Ketika kita diberi amanah dalam satu pekerjaan/jabatan, jangan membanggakan lamanya menjabat karena itu tidak penting kalau kita tidak berbuat apa-apa. Yang terpenting adalah bagaimana kita punya jiwa berubah untuk maju.
 
2. Kapan Nabi hijrah?
Menurut Shafir Abdurrahman Nabi Muhammad hijrah tidak di bulan Muharrom, tetapi pada tanggal 27 shaffar tahun 14 kenabian atau tanggal 12/13 September 622 M. Menurut Said Romadhan Al Butti Nabi Muhammad hijrah Senin 1 Rabiul Awal tahun 14 kenabian atau tanggal 20 September 622 M. 
Nabi hijrah tidak dibulan Muharram.
 
3. Mengapa Nabi Muhammad sukses dalam melakukan hijrah?
Saat Nabi hijrah ada orang-orang disekeliling Nabi yang membantunya, yaitu :
a. Abu Bakar Asshidiq membelikan 2 ekor unta untuk hijrah, namun Nabi menolak pemberian Abu Bakar dan mengganti uang pembelian unta tersebut.  Meskipun Abu Bakar seorang yang ikhlas membantu, Nabi mengajarkan bahwa dalam berjuang harus ikhlas berkorban. 
b. Ali Bin Abi Thalib  yaitu seorang pemuda yang diberi tugas untuk menggantikan Nabi tidur di tempat tidurnya agar Nabi Muhammad bisa leluasa bergerak karena saat itu rumahnya dikepung oleh kaum kafir Quraisy. Ali Bin Abi Thalib adalah sosok pemuda yang berani berkorban taruhan nyawa untuk menyelamatkan/ melindungi Nabi.
c. Abdullah Bin Abu Bakar adalah anak Abu Bakar yang bertugas memberikan informasi dalam memantau keadaan Mekkah kepada Nabi dan ayahnya yang bersembunyi di Gua Tsur. Hal ini dilakukan selama 3 malam.
d. Amir Bin Uhairah adalah hamba sahaya yang bertugas menggembala di dekat Gua Tsur dengan tujuan apabila kaum kafir Quraisy menanyakan di mana Nabi agar tidak menunjukkan keberadaannya.
 
 
Mukjizat yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad saat hijrah bersembunyi di Gua Tsur adalah :
a. Sarang laba-laba yang menutup pintu goa sehingga kaum kafir Quraisy beranggapan tidak ada orang  di dalam .
b. Dua ekor burung dara yang beterbangan di goa sehingga kaum kafir Quraisy beranggapan tidak ada manusia yang berada di situ .
c. Ada pohon yang tumbuh pada pintu goa
 
Makna dari kisah hijrah Nabi Muhammad ini adalah:
Kalau kita sudah berjuang, berusaha / berikhtiar dengan sungguh-sungguh maka hendaklah kita pasrah/tawakkal  pada Allah
Q.S Al Anfal ayat 60
Ketika kita berjuang, berikhtiar harus dipikirkan apakah usaha kita ini sudah bersungguh-sungguh?
 
Spirit Hijrah :
1. Q.S Attaubah ayat 20-21 
Orang yang ingin diagungkan derajatnya oleh Allah harun disertai dengan iman yang kuat, daya hijrah dan daya juang 
2. Q.S Albaqoroh ayat 218
Kita beragama harus menyandingkan antara rasa khawatir itu dengan mengharap rahmat Allah. Ketika kita sudah berjuang dengan sungguh-sungguh, beriman kepada Allah harus selalu mengharapkan rahmat Allah.
 
Redaktur : LPPA PDA Karanganyar
Shared Post: