'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Jelang Romadhon, SSR Aisyiyah Berbenah Penyuluhan Terarah
06 Mei 2019 10:57 WIB | dibaca 231

Karanganyar, 4 Mei 2019. SSR ‘Aisyiyah Karanganyar telah melaksanakan pendekatan Investigasi Kontak (IK) sebagai strategi untuk menemukan kasus baru TBC. Karena IK merupakan pendekatan baru, maka hasil temuan kasus pada tahun 2018 belum sepenuhnya memberikan hasil yang maksimal. Oleh karena itu perlu melakukan akselerasi untuk meningkatkan temuan kasus pada S3 tahun 2019. Salah satunya melalui strategi tambahan yakni penyuluhan yang lebih terarah ke lokasi berisiko. Secara umum tujuan kegiatan adalah malakukan penemuan kasus melalui metode penyuluhan pada daerah “General Population” dan daerah berisiko tinggi. Menurut Koordinator Program, Shubuha Pilar Naredia, M.Si. menerangkan bahwa " Persiapan ini fokusnya adalah mempersiapkan pemaksimalan peran kader dalam melakukan penyuluhan/edukasi tentang TBC. Selain itu juga untuk memperkuat pengetahuan masyarakat terhadap informasi TB-HIV dan memastikan adanya dukungan program TB dari masyarakat, besok rekan-rekan kami akan melakukan penyuluhan di daerah berisiko tinggi dan daerah kumuh, miskin & padat untuk menemukan kasus baru, tidak lupa pula penyuluhan berdasarkan indeks kasus dari RS-Muhammadiyah dan Aisyiyah, hingga penyuluhan di sekolah, panti asuhan, dan pondok pesantren".

Moment penyuluhan ini nampaknya sangat pas karena bertepatan dengan moment ibadah puasa bagi umat Islam, para penjangkau lapangan selain berdakwah juga dapat bergerak dengan isu kemanusiaan lain yakni penemuan kasus TBC maupun edukasi TBC-HIV di ranahnya masing-masing. Salah satu relawan bernama Sri Amurti juga menambahkan bahwa, " Kami bangga berada di SSR Aisyiyah Karanganyar ini selain dapat berdakwah juga dapat mengamalkan ilmu tentang edukasi TBC bagi warga sekitar di lingkungan kami masing-masing." Penyuluhan model terarah di lingkungan berisiko TBC ini tentunya sudah direncanakan matang mulai dari pembekalan alat, media, informasi, dan juga spiritual. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Karangnyar terhadap isu TBC untuk kemajuan Karanganyar yang lebih sehat dan kuat.

Shared Post: