'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
IHT PAUD Surya Ceria Aisyiyah Karanganyar - 27 s/d 29 Juni 2022
28 Juni 2022 20:14 WIB | dibaca 69

IN HOUSE TRAINING (IHT) PAUD SURYA CERIA AISYIYAH KARANGANYAR
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA "MENUJU LAYANAN PRIMA PAUD SCA YANG BERKEMAJUAN BERSAMA KITA BISA"

PAUD SCA Karanganyar pada tanggal 27 sampai 29 Juni 2022 mengadakan In House Training mengenai implementasi kurikulum merdeka yang dilaksanakan di Aula PAUD SCA dan diikuti oleh seluruh guru PAUD SCA baik dari guru TPA, KB, dan TK. Acara dibuka oleh ketua penanggungjawab kurikulum PAUD SCA yaitu ibu Nursita Kurniasih, S.Pd dan inti disampaikan oleh Kepala Sekolah PAUD SCA, yaitu : ibu Aini Rukhayati, SE, S.Pd.
 
Penyampaian materi diawali dengan pemaparan mengenai latar belakang adanya kurikulum baru yang menyesuaikan dengan kondisi saat ini dimana berada di era yang merdeka untuk bebas berkreasi. Kurikulum merdeka merupakan kurikulum yang sifatnya bebas dan merdeka disesuaikan dengan kebijakan masing-masing lembaga penyelenggara pendidikan dimana pengembangan kurikulum operasional PAUD Aisyiyah dibangun atas prinsip sekolah cinta anak, PAUD Holistik Integratif, lingkungan belajar berkualitas, Al Islam dan KeMuhammadiyahan/KeAisyiyahan, nilai utama Paud Aisyiyah, dan proyek penguatan pelajar pancasila.
 
Adapun pendekatan pembelajaran yang dipakai adalah Bayani (tekstual, naqli, hafalan), Burhani (rasional, maqulat, eksperimen), Irfani (spiritualitas, insting, mukasyafah), Iman (beriman secara aqli dan naqli), Ilmu (penguatan iman dengan membangun ilmu), Amal (beramal yang dilandasi iman dan ilmu). Dimana lulusan PAUD Aisyiyah diharapkan mempunyai karakter sidiq, amanah, fatonah, tabligh dengan mempunyai lifeskill: focus and self control, perspective taking, making connection, communication, critical thinking, taking on challenge, engage learning dengan hafalan juz amma minimal sampai Ad Dhuha.
 
Pengorganisasian pembelajaran dibagi menjadi 3, yaitu :
1. Intrakurikuler (elemen capaian pembelajaran, nilai agama dan budi pekerti, jati diri, dasar literasi, matematika, sains, teknologi, rekayasa)
2. Kokurikuler (dimensi beriman dan bertakwa kepada Tuhan berakhlak mulia, kebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, kreatif)
3. Ekstrakurikuler (kegiatan yang berdiri sendiri diselenggarakan sesuai dengan kondisi sekolah)
 
Kebijakan merdeka bermain di PAUD merupakan implementasi dari kebijakan merdeka belajar yang digulirkan oleh kemendikbudristek. Pentingnya bermain pada anak usia dini adalah dapat memenuhi rasa ingin tahunya yang tinggi serta dapat mengembangkan kognitif, pemecahan masalah, keoercayaan diri, berbagi, fisik motorik, konsentrasi, juga dapat meningkatkan kemampuan bercerita, menambah kosa kata, serta berkolaborasi aktif dengan orang lain.
 
Alat main yang digunakan adalah loosepart yang merupakan material/ bahan/ alat yang bersifat terbuka, dapat dipisah, dapat disatukan kembali, dibawa, digabungkan, dijajar, dipindahkan, dan digunakan sendiri atau digabung dengan bahan lain..
Contoh looseparts 
1. Bahan alam (batu, tanah, ranting)
2. Plastik (sedotan, ember, selang)
3. Logam (kaleng, sendok, koin)
4. Kayu dan bambu
5. Benang dan lain
6. Kaca dan keramik
7. Bekas kemasan (kardus)
 
Pada hari kedua dan ketiga acara dilanjutkan dengan praktek penyiapan pembelajaran, aransi kelas serta microteaching yang dilakukan oleh guru PAUD SCA dimana ada guru yang menjadi guru kelas yang membacakan cerita serta membuat peta konsep dan dilanjutkan dengan guru sentra yang memberikan kalimat invitasi serta provokasi pada murid untuk bisa mengembangkan kreativitasnya.
 
Dengan adanya In House Training tersebut diharapkan guru bisa berkolaborasi untuk mengimplementasikan kurikulum merdeka pada PAUD SCA menuju layanan prima yang berkemajuan
 
Kontributor : Atik Setyowati (Guru PAUD SCA)
 
Redaktur : LPPA PDA Karanganyar 
Shared Post: