'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
IGABA Kec Tasikmadu Selenggarakan SEMINAR PARENTING "MENDIDIK DENGAN CINTA DAN KETELADANAN"
17 Maret 2019 15:32 WIB | dibaca 355

 TK Mutiara Hati Mengisi Acara Pembukaan

Kegiatan ini di ikuti oleh wali murid Paud Aisyiyah se kecamatan tasikmad sebanyak 150 peserta,Sabtu 16 Maret 2019, bertempat di gedung panti Aisyiyah.dengan narasumber_Pamuji Raharjo, M.Pd_ Principal MIM Suka Karanganyar. 

Ketua Igaba kec tasikmadu, Aini Rukhayati,S.E mengatakan bahwa Kegiatan ini di ikuti oleh KB & TK Aisyiyah mutiara hati,TK Aisyiyah Pandeyan,TK Aisyiyah Kalijirak, yang merupakan program tetap igaba kec tasikmadu setiap tahun dengan tujuan ajang ukhuwah islamiah dan menambah wawasan orangtua dalam mendidik puta putrinya. 

 

  

  

Pamuji Bersama Peserta Seminar

Pamuji Raharjo selaku narasumber dalam paparannya menyampaikan: Pendidikan adalah ruh terpenting bagi terbentuknya generasi yang beriman, berakhlaq dan cakap. Siapa yang tidak suka untuk dicinta dan disayang!, siapapun manusia pasti ingin dicinta dan disayang baik anak kecil, para remaja dan orang tua. Pendidikan yang penuh cinta dan keteladanan merupakan modal pokok membangun peradaban manusia yang berkualitas, dan teladan terbaik adalah rosulullah Muhammad Shalallahu 'alaihi Wassalam, " _Sungguh telah ada pada (diri) Rosulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah."_ (Q.S: al-Ahzab:21). Menyatunya cinta dan keteladanan dalam mendidik adalah resep jitu dalam membangun insan yang berkualitas. Keselarasan ucapan dan sikap akan menjadi pendidikan penuh makna yang mampu diambil oleh anak-anak generasi bangsa. Maka cinta, kasih sayang dan keteladanan wajib hadir bagi orang tua dan guru dalam mendidik anak-anak. Hal yang penting dalam mendidik anak adalah tanamkan nilai tauhid yang kuat, jangan ditakut-takuti, beri teladan dalam ucapan dan ibadah, arah dan lejitkan potensi anak, beri kasih sayang, sabar dan konsisten dalam aturan. Jika kita ingin anak kita rajin ke masjid kita yang harus memulainya, jika kita ingin anak kita baik dalam bertutur kata kita yang harus memulainya, jika kita ingin anak kita rajin membaca kita yang harus memulainya, jika kita ingin anak jadi penghafal al-Qur'an kita yang memulainya, jika kita ingin anak kita penuh cinta dengan kita maka kita yang memulainya. Pendidik yang lembut hatinya lebih dicintai anak didiknya dibandingkan dengan yang bersikap kasar. "Wahai Aisyah, _Sesungguhnya Allah itu Maha Lembut dan menyukai kelembutan, dan Dia memberi pada kelembutan itu sesuatu yang tidak diberikan Nya pada sikap kasar, dan apa yang tidak diberikan Nya pada yang lainnya" (H.R. Muslim)_. Pendidik yang hebat adalah mereka yang terus mau belajar _memantaskan_ diri untuk menjadi pribadi yang _menginspirasi, menggerakkan dan meneladani_. Mari terus belajar menjadi pribadi yang baik, penuh cinta dan memberi teladan. ____________________ Karanganyar, 16 Maret 2019

Shared Post: