'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
IGABA Karanganyar Ikuti Bimtek se-Jawa Tengah melalui Homeschooling
11 November 2020 20:49 WIB | dibaca 326
 
Semarang 11-12 November 2020
 
Majelis Dikdasmen PDA Karanganyar mengirimkan wakil dari IGABA untuk mengikuti bimtek di Semarang. Berkenaan dengan Pemikiran Abad kedua Aisyiyah dalam bidang pendidikan yaitu “Pengembangan Gerakan Keilmuan”, di masa pandemi covid-19 maupun mempersiapkan pasca covid, perlu ada gerakan pencerahan melalui proses transformasi sosial. Dimulai dari pembaharuan orientasi nilai, alam pikiran, sikap hidup, kepribadian dan pandangan yang mengarah pada kemajuan yang bersifat keunggulan. Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Tengah Majelis Dikdasmen bekerjasama dengan PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Orientasi  Teknis Peningkatan Mutu SDM Majelis Pendidikan Dasar Menengah Aisyiyah se-Jawa Tengah melalui Homeschooling. 
 
 
Kegiatan diselenggarakan selama dua hari yaitu Rabu-Kamis, 11-12 November 2020 di Gedung PP PAUD dan Dikmas Jl.Diponegoro No. 250 Ungaran Kabupaten Semarang dengan tetap menerapkan protocol kesehatan. Sebagai persyaratan peserta wajib dalam keadaan sehat wal’afiat dengan melampirkan surat bukti hasil rapid test.
 
Majelis Pendidikan Dasar Menengah PDA Karanganyar diwakili oleh Durotun Nikmah, S.Pd, M.Pd (kepala TK Aisyiyah Gemolong II Gondangrejo)  menjadi salah satu diantara 40 peserta dari seluruh Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Kegiatan Orientasi Teknis ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan Pengarahan dan Kebijakan PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah Tahun 2020 oleh Kepala PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah (Bapak Ir. Djajeng Baskoro, M.Pd). Pada sesi berikutnya dipaparkan materi homeschooling oleh Kak Anna Widyati, S.Pd., M.Pd dari  Homeschooling Kak Seto Solo. Mengambil judul  “Antara Homeschooling, School at Home dan School from Home“.
 
Homeschooling termasuk dalam jalur pendidikan Non Formal, hal ini merujuk pada UU No. 20 Tahun 2003 Tentang Sisdiknas pasal 26 ayat 4 yaitu : “Satuan pendidikan non formal terdiri atas lembaga kursus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat, dan majelis taklim, serta satuan pendidikan yang sejenis.“  Homeschooling yang berarti sekolah rumah, dikenal juga dengan istilah sekolah mandiri atau home education, home based learning. Pengertian homeschooling secara umum adalah model pendidikan alternatif, atau proses layanan pendidikan yang secara sadar, teratur, dan terarah yang dilakukan orangtua, keluarga, dan lingkungan yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan dan proses pembelajarannya. Sehingga, anak dapat mengembangkan potensi sesuai dengan kemampuannya. Homeschooling merupakan salah satu pilihan bagi orangtua yang tidak ingin menyekolahkan anaknya pada sekolah negeri atau sekolah swasta karena ada suatu keadaan atau kondisi unik anak.
 
 
 
 
Penyelenggaraan homeschooling berada dalam naungan PKBM. Terdapat tiga bentuk homeschooling yang diakui pemerintah yaitu ;
(1) tunggal
(2) majemuk
(3) komunitas.
 
Kurikulum homeschooling sangat fleksibel sehingga dikatakan sebagai customized education, yaitu materi yang diberikan oleh pengajar adalah dipilih dan disesuaikan dengan kebutuhan anak karena setiap anak memiliki potensi dan keunikan tersendiri. Cara Menentukan Kurikulum yang tepat serta Strategi Evaluasi Pembelajaran pada homeschooling akan dibahas pada hari kedua.
 
 
Redaktur : LPPA PDA Kra
Shared Post:
Berita Terbaru