'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Hal-hal yang Membatalkan Puasa dan Sanksinya - Kajian PDM Karanganyar #9
02 Mei 2020 16:56 WIB | dibaca 711

Kajian Daring Muhammmadiyah karanganyar
sesi Sembilan
Majelis Tabligh Dakwah Khusus dan Majelis Tarjih dan Tajdid
Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1441 H

Hal-hal yang Membatalkan Puasa dan Sanksinya
Tuntunan Ibadah Puasa 1441 H
oleh Muhammad Arif, S.Ag.
Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar

Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.

1. Makan dan minum di siang hari pada bulan Ramadhan;
Puasanya batal, dan wajib menggantinya di luar bulan Ramadhan.

Allah SWT berfirman:

... وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ۖ

wa kulụ wasyrabụ ḥattā yatabayyana lakumul-khaiṭul-abyaḍu minal-khaiṭil-aswadi minal-fajr

Artinya: “Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar ...” [QS. al-Baqarah (2): 187].

2. Senggama suami-isteri di siang hari pada bulan Ramadhan
;
Puasanya batal, dan wajib mengganti puasanya di luar bulan Ramadhan, dan wajib membayar kifarah berupa: memerdekakan seorang budak; kalau tidak mampu harus berpuasa 2 (dua) bulan berturut-turut; kalau tidak mampu harus memberi makan 60 orang miskin, setiap orang 1 mud makanan pokok. Dalam suatu hadits disebutkan sebagai berikut:

Artinya: “Dari Abu Hurairah r.a. (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Ketika kami sedang duduk di hadapan Nabi SAW, tiba-tiba datanglah seorang laki-laki, lalu berkata: Hai Rasulullah, celakah aku. Beliau berkata: Apa yang menimpamu? Ia berkata: Aku mengumpuli isteriku di bulan Ramadhan sedang aku berpuasa.

Maka bersabdalah Rasulullah SAW : Apakah engkau dapat menemukan budak yang engkau merdekakan? Ia menjawab : Tidak. Nabi bersabda : Mampukah kamu berpuasa dua bulan berturut-turut? Ia menjawab: Tidak. Nabi bersabda: Mampukah engkau memberi makan enam puluh orang miskin? Ia menjawab : Tidak. Abu Hurairah berkata : Orang itu berdiam di hadapan Nabi SAW. Ketika kami dalam situasi yang demikian, ada seseorang yang memberikan sekeranjang kurma (keranjang adalah takaran), Nabi saw bertanya: Dimana orang yang bertanya tadi? Orang itu menyahut : Aku (di sini). Maka bersabdalah beliau: Ambillah ini dan sedekahkanlah. Ia berkata : Apakah aku sedekahkan kepada orang yang lebih miskin daripada aku, hai Rasulullah. Demi Allah, tidak ada di antara kedua benteng-kedua bukit hitam kota Madinah ini keluarga yang lebih miskin daripada keluargaku. Maka tertawalah Rasulullah saw hingga nampak gigi taringnya, kemudian bersabda : Berikanlah makanan itu kepada keluargamu.” [HR. al-Bukhari].


Bersambung esok hari

#Stayathome
#selalugunakanmasker
#RanmadhandiRumahaja
#ramadhan1441H

Redaktur : Arif Surya (Pustaka dan informasi PDM Karanganyar)

Dipublish Oleh : LPPA PDA Karanganyar

Shared Post:
Berita Terbaru