'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Drs. HM Samsuri, M. Si. Dalam Kajian ini Ahad di Gedung Dakwah Muhammadiyah Karanganyar
20 November 2017 01:16 WIB | dibaca 507
Kajian Ahad Pagi Gedung Dakwah Karanganyar Kajian disampaikan oleh Drs. HM. Samsuri. M. Si. Ketua Pimimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar. Kita hendaknya menjaga diri agar terlepas dari penyakit hati/ rohani. Penyakit rohani itu mengganggu ketentraman keluarga dan masyarakat. Bersyukurlah kalau dapat menjaga diri agar dapat jasmani dan rohani. Surah Asamsi.. Penyebab penyakit hati pengaruh internal dan eksternal. Pengaruh internal, Allah telah memberikan manusia kecenderungan/keinginan. Keinginan ada yang positif dan negatif. Contoh nafsu makan berkurang maka dampaknya badan menjadi sakit. Makan harus berorientasi untuk kesehatan. Keinginan seksual harus dijaga dan didasari pada keinginan untuk meneruskan keturunan bukan nafsu pelampiasan. Nafsu mencari nafkah harus didasari oleh keinginan untuk dapat zakat, bu infaq, sodakoh untuk kepentingan ibadah. Nafsu negatif atau sahwat/ al hawat adalah keinginan rendah yang menyimpang tidak pantas dilakukan manusia. Surat Shad ayat 26. Jangan mengikuti al hawa karena itu pelanggaran hukum. Manusia tidak boleh kalah dengan ayam yang melindungi anaknya, tetapi kalau hawa nafsu menguasai maka menjadi tega terhadap anak.Contoh yang sering kita tidak sadar utamanya terkait waktu. Sudahkah kita mengitung waktu berapa jam untuk tidur dan berapa jam untuk ibadah dan bekerja. Nafsu sahwat pada makan dan minum sering menimpa manusia. Tetapi Ada tiga perkara yang menyelamatkan manusia, tetapi takut pada Allah dalam keadaan sendiri ataupun ada orang lain. Berbuat adil dalam keadaan senang maupun marah. Orang tidak boleh membuat keputusan penting karena hati tidak jernih. Hemat di saat miskin maupun kaya. Nafsu makan tidak ada habisnya, ini dapat dilihat ketika harga makanan itu bergantung tempatnya. Soto dapat dengan harga Rp1000 tetapi ada yang harga Rp. 50.000. Semua orang memiliki sifat serakah maka tidak boleh diperturutkan. Serakahnya manusia tidak akan pernah ada habisnya. Sikap takjub pada dirinya sendiri adalah hawa nafsu yang harus dijauhi. Saat ini sering dan banyak orang yang mengklaim dirinya paling benar dan baik. Aman Kita boleh hebat tetapi jangan merasa paling hebat. Surat AlJaziah ayat 20.Kalau manusia menjadikan hawa nafsu srbagai Tuhannya maka Allah akan sesatkan manusia tersebut dengan ilmunya. Orang yang sudah mendewakan hawa nafsu maka akan celaka
Shared Post: