'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Bumikan Tarjih di PRA Popongan Karanganyar
15 Oktober 2019 05:12 WIB | dibaca 157


Ahad, 13 Oktober 2019.
Kajian Pimpinan Ranting Aisyiyah Popongan Karanganyar, jam 16.00-17.00, diikuti oleh 40 orang.
Kajian diisi oleh ustadzah Nafilah, S.Ag anggota Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Karanganyar.

Syarat yang harus dipenuhi oleh setiap orang yang hendak melakukan shalat ialah suci (thoharoh) dari hadast dan najis, baik tempat, badan, dan pikiran. Hadast dibagi menjadi dua, kecil dan besar. Hadast kecil dapat dihilangkan dengan wudlu, sedangkan hadast besar hanya dapat dihilangkan dengan mandi janabah. Baik wudlu maupun mandi janabah, bila ada keterpaksaan, dapat diganti dengan tayamum.

A. Wudlu’
Syarat syahnya shalat diantaranya adalah suci dari hadast besar dan kecil. Mensucikan diri dari hadast kecil dapat dilakukan dengan berwudlu dengan air bersih dan suci, tidak mengandung kotoran yang dapat menimbulkan penyakit. Menghilangkan hadast kecil dapat juga dilakukan dengan tayamum apabila tidak ada air, karena sakit atau dalam keadaan darurat,

Adapun tatacara berwudlu adalah sebagai berikut ;
1) Mengucapkan “bismillahirrahmannirrahim” serta niat dalam hati untuk membersihkan hadast kecil karena Allah semata dan berharap kepada Allah agar dosa-dosa kita diampuni.
2) Membasuh telapak tangan tiga kali sambil membersihkan sela jari-jari tangan
3) Berkumur sambil menghisap air ke dalam hidung (bila tidak berpuasa) tiga kali. Gunakan telapak tangan kanan dalam memasukkan air ke mulut/hidung. Pada waktu berkumur hendaknya sambil membersihkan gigi (menggosok gigi)
4) Membasuh muka tiga kali sambil membersihkan kotoran yang ada di sudut mata dan jenggot (jika berjenggot). Adalah suatu kebaikan apabila dapat melebihkan bagian muka yang dibasuh.
5) Membasuh kedua tangan sampai siku-siku. Mulailah tangan kanan tiga kali kemudian tangan kiri tiga kali
6) Mengusap kepala dengan air tiga kali, mulai dari ubun-ubun dari tengkuk ke ubun-ubun
7) Membasuh kedua telinga luar dan dalam
8) Membasuh kedua kaki minimal sampai- mata kaki. Mulailah dengan membasuh kakit kanan tiga kali kemudian- kaki kiri tiga kali. Usahakan sela-sela jari kaki juga dibersihkan, demikian juga kuku jari-jari kaki
9) Berdo’a

Asyhadu anal ilaha illallah. Wahdahu la syarikalah. Waasyhadu anna Muhamma tdan abduhu warasuluh.

(Sumber Tarjih Muhammadiyah)

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari