'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Audiensi Anggota DPRD Provinsi Jateng dengan IGABA dan Majelis Dikdasmen
24 November 2019 19:51 WIB | dibaca 256

Sabtu dan Ahad, Majelis Dikdasmen bersama IGABA Kabupaten Karanganyar ikuti audiensi dengan anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah. Sabtu, 23 November 2019 diikuti oleh kepala TK Aisyiyah se-Kabupaten Karanganyar kurang lebih 90 peserta. Sedangkan hari Ahadnya diikuti oleh kepala dan guru KB Aisyiyah kurang lebih 70 peserta, bertempat di PAUD SCA Karanganyar.
 
 
Susunan acara audiensi adalah:
1. Pembukaan
2. Tilawah
3. Menyanyikan lagu
    Indonesia Raya, 
    Mars Aisyiyah, dan 
    Mars IGABA
4. Sambutan
    Ketua PDA dan
    Ketua Majelis Dikdasmen
5. Inti audiensi
6. Tanya jawab dan Penutup
 
Inti audensi dengan anggota dewan dalam hal ini dengan Bapak Muhammad Yunus. Beliau menyampaikan terima kasih bisa silaturahmi karena ini waktu reses jadi bisa bertemu untuk sharing dan mendengarkan masukan atau permasalahan. Terima kasih juga disampaikan karena dipercaya menjadi wakil di DPRD Provinsi Jateng walaupun Ibu Laela tidak lolos. Namun Ibu Laela tetap akan menjalin silaturahmi dengan IGABA karena dulu pernah menjadi guru TK Aisyiyah.
 
Berikutnya disampaikan pokok-pokok materi reses meliputi: 1) tugas pokok dan fungsi DPRD provinsi dan pembagian tugas komisi, 2) Rencana kerja pembangunan daerah Provinsi Jateng, 3) Pokok-pokok program prioritas pembangunan Jateng tahun 2020, dan tata cara masyarakat menyampaikan aspirasi pembangunan.
 
Di DPRD Jateng, Beliau mendapat tugas pada komisi A (hukum dan  pemerintah) namun bukan berarti tidak bisa ikut memikirkan pendidikan. Sekarang komisi memiliki keleluasaan jadi bisa saling terkait dan melengkapi. Beliau akan memperhatikan PAUD untuk itu pertemuan ini sebagai sarana untuk menggali dan mendengarkan masukan masyarakat khususnya guru PAUD.
 
Berikutnya tanya jawab dari peserta diantaranya; TK ABA tidak diajak dalam rapat/ musrembang terkait dana desa, Ijazah TK seakan tidak penting sebagian orang tua menyekolahkan anak tidak sampai tamat, dulu ada dana dari APBD I, II selanjutnya ditanggapi pak Yunus.
Shared Post: