'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Semarak Milad Satu Abad Aisyiyah Karanganyar Ahad, 20 Mei 2018
20 Mei 2018 05:59 WIB | dibaca 441

Semarak Milad Satu Abad Aisyiyah Karanganyar Ahad, 20 Mei 2018


Sekda Karanganyar Memberikan dukungan Kegiatan Aisyiyah Karanganyar

Pimpinan Daerah Aisyiyah Karanganyar menggelar pengajian akbar sebagai puncak milad satu abad atau 104 M. Pengajian milad kali ini berlangsung di Gedung Wanita dengan pertimbangan lebih luas karena dari tahun ke tahun jamaah selalu meluber dan tidak mendapatkan tempat. Saat ini kurang lebih 3000 jamaah memadati gedung ditambah adanya bazar menambah semarak milad Aisyiyah. Pengajian akbar puncak milad selalu dilaksanakan di bulan puasa dengan diawali berbagai kegiatan antara lain; baksos KB, santunan duafa, lomba dan pelatihan/workshop. Puncak acara diawali dengan tampilan anak- anak PAUD Aisyiyah: rebana, hafalan surat, tari, dan pidato 3 bahasa dari siswa kelas 1 SD Aisyiyah mendapat sambutan meriah dari jamaah.

Demikian pula saat berlangsung acara diselingi tampilan pidato anak TK Aisyiyah. Dengan tegas dan suara lantang anak tersebut membuat jamaah tertegun dan mendapatkan sambutan luar biasa para tamu undangan. Tamu undangan yang hadir antara lain Bapak Sekda, Kemenag, PDM, ortom, GOW, dan ormas Islam wanita serta calon bupati Karanganyar, yang padda kesempatan ini dua-duanya hadir. Sambutan Ibu Kunti Basthona selaku ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah menyampaikan tentang program unggulan dan pentingnya penguatan ekonomi perempuan sesuai dengan tema milad "Gerakan Ekonomi Perempuan Jihad Dakwah Aisyiyah untuk Kesejahteraan Umat" . Disampaikan pula Aisyiyah yang memiliki Majelis Kesehatan yang sudah dua tahun dipercaya menangani TB mendukung Pemerintah Kab Karanganyar menyelesaikan persoalan kesehatan. Diharapkan ke depan dapat menjadi pertimbangan untuk pentinya Perbup dan Perda.

Ketua PDM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Aisyiyah yang telah melaksanakan berbagai kegiatan. "Muhammadiyah selalu memberikan apa yang diminta Aisyiyah. Gedung dan lahan Muhammadiyah dipakai Aisyiyah tidak masalah kalau untuk kemajuan amal usaha" tuturnya. Beliau juga menyampaikan bahwa Muhammadiyah sudah merintis ekonomi umat dengan mendirikan PT CBI membuat air kemasan 'Airmu'. Sampai saat ini permintaan Airmu sudah merambah ke berbagai, berdasarkan evaluasi terakhir, mesin produk airmu sudah tidak dapat memenuhi permintaan, sehingga saat ini sudah digagas akan membeli mesin yang lebih besar sehingga dapat memenuhi permintaaan konsumen. Dipesankan, jangan sampai Aisyiyah dan umat Islam sampai tidak minum airmu termasuk Pemda Karanganyar" imbuhnya. Berikutnya sambutan Sekda Karanganyar menyambut gembira dengan kegiatan Aisyiyah dan berjanji akan mengawal perda TB dan peraturan tentang rokok.

Beliau juga menyampaikan agar airmu bisa menjadi pilihan masyarakat Karanganyar. Inti pengajian oleh ibu Laila Istiana DPR RI. Beliau orang Aisyiyah bahkan mengawali karier menjadi guru TK Aisyiyah. Pesan yang disampaikan bahwa Aisyiyah harus mempunyai kemajuan bidang ekonomi. Caranya mengawal adanya peraturan perundang- undangan yang berpihak masyarakat kecil serta memilih wakil yang berpihak pada umat. Dominasi ekonomi sekelompok tertentu harus dikurangi. Acara diakhiri dengan doa oleh Kemenag. Dilanjutkan pembagian doorprice.

Jamaah  Aisyiyah memadati Gedung Wanita Karanganyar

Gedung Wanita Berkapasitas 1500 Tidak muat menampung Jamaah Aisyiyah saat millad 2018

Shared Post: