'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Majelis Tabligh PDA Karanganyar Mengajak Menjaga Sahnya Wudhu di PCA Jatipura
01 September 2018 10:25 WIB | dibaca 360

Jum'at, 31 Agustus 2018 jam 13.00-15.00 di Tk Aisyiyah 3 Jatipuro, kajian diikuti oleh pimpinan cabang dan anggota Aisyiyah sejumlah kurang lebih 60 orang.

 

  • Tim Majlis tabligh PDA Karanganyar, yang terdiri dari ibu Lailatul Hasanah, M.Pd.I ,ibu Siti Fatimah, S.Ag. dan ibu Ummie Masrurah, S.Ag. Mengawali kajian tarjih di Pimpinan Cabang Aisyiyah Jatipuro. Acara dimulai dengan membaca ayat-ayat Al qur'an. Dilanjutkan sambutan ketua PCA Jatipuro oleh ibu Hj Siti Wahyuni, S.Pd. Acara inti disampaikan oleh Ibu Lailatul Hasanah, M.Pd. materi tentang Thaharah. Thaharah ini sangat penting karena Salah satu syarat sahnya shalat dan untuk menyempurnakan ibadah. Adapun yang disampaikan cara wudhu, cara mandi janabat, cara tayamum dan cara istinja' berdasarkan surat Al Maidah ayat 6. Cara wudhu:mengikhlaskan niat seraya membaca basmallah, mencuci kedua telapak tangan, berkumur dan menghisap air ke hidung, membasuh muka/wajah, membasuh tangan sampai siku-siku, mengusap kepala dan telinga, membasuh kaki sampai mata kaki, urut dan tertib, membaca doa setelah wudhu Cara mandi janabat: membaca bismillah dengan ikhlas karena Allah, membersihkan kemaluan, berwudhu, membasuh dan menyela-nyelai rambut dianjurkan dengan memakai wangi-wangian atau sampo, menuangkan air ke atas kepala tiga kali, membasuh dan menggosok seluruh tubuh, diakhiri mencuci kedua kaki. Sebab sebab diperbolehkan tayamum karena tidak mendapatkan air, karena sakit atau berhalangan memakai air dikhawatirkan terkena madharat bila terkena air. Cara tayamum : mengikhlaskan niat dengan membaca basmallah, meletakkan kedua tangan pada debu, mengusap debu pada kedua telapak tangan tersebut pada wajah dan kedua tangannya. Acara diakhiri tahsinul Qur'an surat al fatihah metode muriqi. Membuat jama'ah semakin antusias mengikuti kajian. Pesan ketua majlis tabligh diakhir pembicaraannya menganjurkan kepada ibu ibu Aisyiyah bisa menjadi uswatun hasanah buat keluarga terutama anak2nya.
Shared Post: