'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Kajian Rutin Di GDM 25 Pebruari 2018 Tentang Al Baqoroh 45
25 Februari 2018 11:37 WIB | dibaca 358
Kajian Rutin Di GDM 25 Pebruari 2018 Tentang Al Baqoroh 45 25 Pebruari 2018 Ust Arif PDM Karanganyar Was'tangiinu bi sob'ri wa sholah Ingat orang yang khusuk sholat bukan berarti tidak ada cobaan, ini justru akan menghadapi cobaan yg berat. Dalam kondisi demikian keyakinan akan ada perjumpaan dengan Allah harus tetap dipegang teguh. Sabar dan Sholat harus tetap dijaga. Minimal dalam sholat, Alfatikah dipahami arti dan maknanya. Sehingga situasi hati untuk yakin akan ada perjumpaan dengan Allah terjaga. Orang yang meyakini perjumpasn dengan Allah adalah orang yang khusuk sholatnya. Yakin bahwa apapun kondisi kita di dunia ini maka kita akan kembali pada Allah. Kita lahir dalam keadaan telanjang maka matipun nanti hanya selembar kain yang akan dibawa. Allah sudah memberi peringatan kepada bani israil. Allah sudah memberikan kelebihan kepada bani israil. Kelebihan yang diberikan Allah adalah 12 dari 24 nabi dari kalangan bani Israil. Ingatlah akan ada suatu hari tidak ada pertolongan kecuali amalannya sendiri, program tidak ada saling tolong menolong, tidak akan diterima darinya satu tebusan. Yang dapat memberi safaat adalah Nabi Muhammad, orang miskin Untuk itu makna yang bisa diambil dari ayat-ayat tersebut adalah kita harus menjaga keyakinan kita akan ada pertemuan dengan Allah. Dalam Oleh karena itu harus menjaga sholat dengan khusuk. Ibarat kita orang tua menghadapi anaknya yang berbicara dengan orangtuanya, ini pandangan dan hatinya kepada yang lain maka orang tua pasti tidak berkenan.
Shared Post: